![]() |
| Bupati Humbahas Oloan Paniaran Nababan saat menutup secara resmi Pelatihan Gasing se-Humbahas. (mol/kmnfo) |
Hingga November 2026, sebanyak 2.160 guru ditargetkan mendapat pelatihan metode Gampang, Asyik dan Menyenangkan (Gasing) yang selanjutnya diharapkan berdampak kepada sedikitnya 21.600 murid.
Target tersebut ditegaskan Bupati Humbahas Oloan Paniaran Nababan saat menutup secara resmi Pelatihan Pandai Berhitung Metode Gasing bagi guru se-Kabupaten Humbang Hasundutan di UPT SMP Negeri 002 Pasaribu, Doloksanggul, Jumat (11/9/2026).
Pelatihan yang dilaksanakan sejak 26 Agustus hingga 11 September 2026 itu diikuti 216 guru. Program tersebut dilaksanakan Pemkab Humbahas melalui Dinas Pendidikan bekerja sama dengan Yayasan Teknologi Indonesia Jaya, dengan dukungan Telkomsel Pematangsiantar dan Yayasan Holong Ondolan Indonesia Emas.
Dalam sambutannya, Oloan mengapresiasi para guru serta seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan pelatihan. Menurutnya, berakhirnya pelatihan bukan menjadi titik akhir, melainkan awal dari gerakan yang lebih luas untuk memperkuat pembelajaran matematika dan budaya numerasi di Humbahas.
Ia meminta ilmu, keterampilan dan pengalaman yang diperoleh peserta selama pelatihan diterapkan di sekolah masing-masing sehingga memberikan dampak nyata terhadap proses pembelajaran.
“Pelatihan ini bukan akhir, tetapi awal dari gerakan memperkuat kemampuan numerasi di Kabupaten Humbang Hasundutan,” ujar Oloan.
Oloan menekankan pengimbasan metode Gasing harus dilakukan secara berkelanjutan. Dari target 2.160 guru yang mendapat pelatihan hingga November 2026, metode tersebut selanjutnya diharapkan dapat diterapkan kepada sedikitnya 21.600 murid.
Pengimbasan akan dilakukan melalui Kelompok Kerja Guru (KKG), Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) dan komunitas belajar hingga Maret 2027. Pelaksanaan program juga akan dievaluasi secara berkala untuk memastikan metode yang diterapkan berjalan efektif.
Bupati juga menyambut baik rencana Demonstrasi Pembelajaran Metode Gasing yang akan melibatkan 50 peserta terpilih pada 24 September 2026 di TSTH2 Indonesia, Desa Aek Nauli I, Kecamatan Pollung.
“Saya ingin guru menjadi agen perubahan yang menghadirkan pembelajaran matematika yang aktif, kreatif dan menyenangkan, sekaligus membangun budaya numerasi di Humbang Hasundutan,” tegas Oloan.
Sementara itu, Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan Humbahas Martahan Panjaitan dalam laporannya menyampaikan bahwa program Gasing merupakan salah satu langkah strategis untuk meningkatkan kompetensi guru sekaligus memperluas dampak pembelajaran numerasi kepada peserta didik.
Program tersebut, kata dia, sejalan dengan Misi Pertama Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan, yakni meningkatkan pembangunan manusia yang produktif dan berkualitas.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan penyerahan cenderamata sebagai bentuk apresiasi Pemkab Humbahas kepada Yayasan Holong do Ondolan. Cenderamata juga diserahkan dari Gasing Academy kepada Pemkab Humbahas dan PT Telkom Kuncie.
Pada kesempatan yang sama, Bupati Oloan Paniaran Nababan menyerahkan sertifikat kepada peserta pelatihan. Sertifikat juga diberikan kepada tiga peserta terbaik dari masing-masing kelas A, B, C dan D sebagai bentuk apresiasi atas capaian mereka selama mengikuti Pelatihan Pandai Berhitung Metode Gasing. (as/as)

