-->

Kapolri Diminta Copot Kapolda Sumut & Kapolresta DS, Diduga Dukung Kapolsek Talun Kenas Pelihara Judi Togel Macau di STM Hilir

Sebarkan:
Teks Foro : Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo ( atas ) Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto ( kiri bawah ) Kapolresta Deliserdang Kombes Pol Hendria Lesmana ( kanan bawah ) ( mol/int/Jl) 


 MEDAN  |  Gelora kemarahan masyarakat memuncak. Desakan keras dan tak terelakkan kini ditujukan langsung kepada Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo untuk segera mencopot Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto dan Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol Hendria Lesmana. 

Kedua pejabat tinggi kepolisian ini diduga sengaja memberikan payung perlindungan kepada Polsek Talun Kenas, yang membiarkan praktik perjudian togel jenis Macau beroperasi secara liar dan tanpa rasa takut di Kecamatan STM Hilir, Kabupaten Deli Serdang.

Bukan rahasia umum lagi, bandar judi togel jenis Macau yang dikelola oleh inisial ES alias Ekong beroperasi secara terang-terangan. Bagkan jurtul jurtulnya tidak ada lagi rasa takut mangkal di tempat-tempat warung kopi terbuka seolah praktik itu sudah memiliki "surat izin abadi" yang tak tertulis dari aparat. 

Di depan mata Kapolsek Talun Kenas AKP Ronald P Manullang dan Kanit Reskrim Ipda Amsal Siregar, bisnis haram ini makin menggila setiap harinya. Namun keduanya bungkam seribu bahasa. Tak ada razia, tak ada penangkapan, tak ada tindakan apa pun. Kabar yang beredar sangat kuat, dimana keduanya menerima upeti, aliran dana rutin dari keuntungan bisnis judi tersebut.

Yang paling memilukan laporan dan keluhan masyarakat yang disampaikan ke atasan, seakan masuk telinga kiri, keluar telinga kanan. Tak ada tindak lanjut, tak ada evaluasi, tak ada pertanggungjawaban. Ini menimbulkan satu pertanyaan tajam yang mengguncang kepercayaan publik: Apakah Kapolda Sumut dan Kapolresta Deli Serdang bagian dari jaringan perlindungan ini? Mengapa oknum nakal ini begitu diistimewakan?

"Kalau polisi serius menindaknya tidak akan butuh waktu lama, bahkan satu atau dua hari saja sudah dapat dibersihkan. Pasalnya, lokasi praktik judi yang di undi enam kali sehari ini tidak lagi menjadi rahasia umum. Namun walau sudah bertahun tahun berlalu tak ada penindakan dari Polsek Talun Kenas. Ini bukan kelalaian melainkan konspirasi yang disinyalir sudah direncanakan! Kami tidak butuh janji, kami butuh penindakan bukti yang nyata,!" tegas seorang warga STM Hilir dengan suara gemetar menahan amarah, Rabu (10/9/2026).

Masyarakat menuntut Kapolri untuk berhenti bermain-main dengan rotasi jabatan yang hanya seremonial. Copot dan proses hukum siapa pun oknum pimpinan baik dari tingkat bawah hingga pimpinan tertinggi yang terbukti bersekongkol dengan bisnis ilegal perjudian.

Jangan biarkan kepercayaan rakyat diinjak-injak oleh oknum yang menjual amanah demi rupiah. Membasmi kebusukan harus dari akarnya, bukan sekadar memangkas rantingnya. Rakyat sedang mengawasi, dan rakyat tidak akan diam!.

Terkait dugaan adanya pembiaran yang dilakukan oleh Kapolsek dan Kanit Reskrim Polsek Talun Kenas terkait praktik perjudian di wilayah hukumnya, Kapolresta Deliserdang dan Kapolda Sumut sudah berulang kali dikonfirmasi kru media ini namun tidak ada respon. Namun faktanya dilapangan, sampai detik ini praktik perjudian jenis togel Macau di Kecamatan STM Hilir tetap  aksis beroperasi dengan bebas, lancar dan aman.  ( Jasa/Jl) 

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini