DELISERDANG | Warga di Dusun II Pernangenen Desa Penungkiren, Kecamatan STM Hilir, Kabupaten Deli Serdang, panik pasca terjadinya longsor susulan di permukiman desa mereka.
Akibat peristiwa terjadinya longsor susulan itu membuat kamar mandi milik salah satu warga ikut ambles dibawa tanah longsor ke jurang yang kedalamannya berkisar 50 meter.
Menurut pemilik rumah, Sitianna Br Lubis menjelaskan, terjadinya longsor susulan di belakang rumahnya itu dikarenakan tingginya curah hujan beberapa hari belakangan ini “ memang beberapa hari belakangan ini terus saja hujan. Dan tadi malam sekitar pukul 19.00 wib datang juga hujan, dan hujan itu semakin lama semakin deras dan lampu PLN pun padam. Dan sekira pukul 20.00 wib, kami dengar ada suara longsor arah belakang rumah kami, dan rumah kami juga ikut goyang kayak terjadi gempa. Merasakan kejadian itu kami pun sekeluarga bergegas keluar dari rumah guna menyelamatkan diri,” kata Sitianna.
![]() |
| Teks Foto : Longsor meluas ke rumah warga ( mol/yb) |
Dan begitu hujan sudah mulai reda, lanjutnya, saya bersama warga sekitar berusaha mendekat ke titik longsor dengan membawa alat penerangan seadanya berupa lampu senter untuk memastikan apa yang terjadi di belakang rumah kami. Dan begitu kami arahkan cahaya senter ke arah belakang rumah ternyata kamar mandi saya sudah tidak ada lagi dan sudah jatuh ke jurang,” Terangnya Sitianna kepada sejumlah wartawan, Kamis ( 3/9/2026) sambari ia memohon kepada Bupati Deli Serdang, Dr Asri Ludin Tambunan untuk segera melakukan penanggulangan sebelum rumahnya dan keluarganya menjadi korban longsor berikutnya.
Pengakuanya, saat ini ia sekeluarga sudah mengungsi ke rumah keluarganya yang agak jauh dari titik longsor.
Sebelumnya, terkait kejadian longsor di Dusun II Pernangenen Desa Penungkiren itu sudah mendapat respon dari Kades Penungkiren Mardan Tarigan. Bahkan Kades langsung gerak cepat membuat permohonan ke Pemkab Deli Serdang agar longsor itu segera di tanggulangi melalui dinas terkait.
“ Kami ( pemdes desa Penungkiren ) sudah monitor terkait kejadian longsor itu. Hari ini juga permohonan kita sudah sampai di kabupaten di jemput BPBD di kecamatan,” jelas Kades Penungkiren Mardan Tarigan.
Selain Kades, Kadis SDABMBK Pemkab Deli Serdang Janso Sipahutar juga sangat perihatin atas peristiwa kejadian longsor di permukiman Dusun II Pernangenen Desa Penungkiren tersebut karena membahayakan keselamatan bagi warga setempat. Namun karena titik longsor disekitar permukiman maka Janso mengarahkan agar permohonan ditujukan ke dinas perkim “ Ya appara…ke dinas perkim aja appara ya, krn terkait lingkungan perumahan/permukiman,” Jelas Kadis SDABMBK Deli Serdang Janso Sipahutar. ( Yosa/ Jl)


