-->

27 Rumah Rusak Diterjang Puting Beliung, Warga Bahalbatu Mulai Bangkit

Sebarkan:

 

Tampak kondisi rumah warga rusak parah diterjang angin puting beliung di Desa Bahalalbatu, Siborongborong, Jumat (4/9/2026).(Foto: mol/Alfredo Sihombing)
TAPUT | Angin puting beliung yang menerjang Desa Bahalbatu I dan Bahalbatu II, Kecamatan Siborongborong, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) membuat puluhan keluarga harus menghadapi kerusakan rumah dan kehilangan sebagian rasa aman di tempat tinggal mereka.

Sebanyak 27 rumah warga mengalami kerusakan. Tujuh di antaranya rusak berat, sementara 20 rumah lainnya mengalami rusak ringan. Selain rumah, sejumlah pohon dan tiang listrik juga tumbang akibat bencana tersebut.

Sehari setelah musibah, perhatian pemerintah diarahkan kepada warga terdampak. Bupati Taput Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat bersama Ketua TP PKK Taput  Neny Angelina Purba turun ke lokasi menemui masyarakat di Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Gonting Bahalbatu II, Jumat (4/9/2026).

Jonius melihat kondisi masyarakat sekaligus memastikan bantuan pemerintah dapat segera disalurkan.

Dalam kesempatan tersebut, Jonius menyampaikan bahwa penanganan warga akan dilakukan berdasarkan tingkat kerusakan rumah. Pemerintah akan membantu melalui material bangunan, bantuan uang serta berbagai kebutuhan perbaikan, termasuk seng, jendela dan bahan bangunan lainnya.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya mempercepat pemulihan agar warga yang rumahnya terdampak dapat segera kembali ke tempat tinggal yang layak.

Sementara itu, bantuan kebutuhan dasar juga disalurkan oleh Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Sosial Taput.

Bantuan yang diberikan cukup beragam, mulai dari seng, matras, terpal, paket sembako, beras, kasur lipat, tenda gulung, family kit, kid ware, sandang anak, makanan siap saji hingga selimut.

Bantuan tersebut diharapkan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat selama masa pemulihan sekaligus mengurangi beban keluarga yang terdampak.

Dalam suasana penuh keprihatinan, Jonius bersama Ketua TP PKK juga memberikan Aek Sitio-Tio dan Boras Sipirnitondi kepada masyarakat. Pemberian itu menjadi simbol penguatan dan dukungan moral kepada warga agar tetap tabah dan kuat melewati masa sulit.

Musibah memang datang tanpa diduga. Namun, proses pemulihan tidak harus dijalani sendirian. Kehadiran pemerintah bersama bantuan yang disalurkan diharapkan menjadi energi baru bagi masyarakat Bahalbatu untuk kembali menata rumah dan kehidupan mereka.

Pemkab Taput memastikan penanganan pascabencana terus dilakukan sehingga masyarakat dapat segera bangkit dan kembali beraktivitas secara normal.

Turut hadir dalam peninjauan tersebut para Asisten, pimpinan OPD, Camat Siborongborong serta Kepala Desa Bahalbatu. (as/as)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini