![]() |
| Kapolsek Dolok Masihul AKP Inja V Kaban, bersama Kanit Reskrim Ipda L Torosky RBP Manik, dan personel opsnal, Minggu (30/8/2026).(mol/dok.humas). |
Kasi Humas AKP Bringin Jaya, Minggu (30/8/2026) melalui relis Polres Serdangbedagai mengatakan penggerebekan dilakukan setelah tim menerima laporan masyarakat sekitar pukul 14.40 WIB terkait aktivitas mencurigakan di areal ladang sawit milik masyarakat, sekitar 100 meter dari kandang ayam.
Lanjutnya, tim dipimpin Kapolsek Dolok Masihul AKP Inja V Kaban, bersama Kanit Reskrim Ipda L Torosky RBP Manik, dan personel opsnal kemudian bergerak ke lokasi sekitar pukul 16.30 WIB untuk melakukan Gerebek Sarang Narkoba (GSN).
Namun, kedatangan tim diketahui oleh orang-orang yang berada di lokasi. Sebanyak empat pria yang belum diketahui identitasnya langsung melarikan diri dan berhasil lolos dari pengejaran.
Dari lokasi, tim menemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan aktivitas penyalahgunaan narkotika. Barang tersebut berupa satu bong atau alat hisap sabu, empat plastik klip transparan berukuran kecil, pipet plastik yang telah dibengkokkan, serta satu mancis yang telah dimodifikasi.
Selanjutnya, sekitar pukul 17.00 WIB, tim bersama Kepala Desa Pulau Tagor Kasianto dan kepala dusun melakukan pembersihan lokasi. Sejumlah alat yang ditemukan dan diduga merupakan bekas konsumsi narkotika kemudian dimusnahkan.
AKP Bringin Jaya juga menyampaikan kegiatan tim GSN tersebut mendapat apresiasi dan dukungan penuh dari Pemerintah Desa Pulau Tagor.
Pemerintah Desa Pulau Tagor berkomitmen untuk terus berkolaborasi dengan Polsek Dolok Masihul dalam memberikan informasi terkait aktivitas narkotika di wilayah tersebut.
“Pemerintah desa juga meminta pengetatan patroli rutin di area yang dianggap rawan,” ujarnya.
Sementara itu, terhadap empat pria yang melarikan diri, tim masih melakukan penyelidikan dan pengembangan guna mengungkap identitas serta aktivitas mereka di lokasi .(HR/HR).

