-->

207 Hektare Sawah Terdampak Bencana Direhabilitasi

Sebarkan:

 

Bupati Humbahas Oloan Paniaran Nababan meninjau pekerjaan rehabilitasi di Desa Aek Godang. (mo/kmnfo)
HUMBAHAS | Pemulihan sektor pertanian pascabencana terus dikebut Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Humbang Hasundutan (Humbahas). Hingga Agustus 2026, rehabilitasi 207 hektare lahan sawah terdampak banjir dan tanah longsor telah mencapai progres 95,12 persen.

Hal itu terungkap saat Bupati Humbahas Oloan Paniaran Nababan meninjau pekerjaan rehabilitasi di Desa Aek Godang Arbaan, Kecamatan Onan Ganjang, Selasa (18/8/2026).

Rehabilitasi ini merupakan tindak lanjut kerusakan lahan pertanian akibat bencana yang terjadi pada 2025. Pekerjaan tersebar di Kecamatan Onan Ganjang, Sijamapolang dan Pakkat.

Oloan memastikan pekerjaan di lapangan terus berjalan dan memberikan dampak nyata bagi petani. Ia menegaskan, pemulihan sawah menjadi salah satu prioritas karena berkaitan langsung dengan produksi pangan dan kehidupan ekonomi masyarakat.

“Bersama petani, kita bangun pertanian Humbang Hasundutan yang semakin kuat dan produktif,” ujar Oloan.

Kadis Pertanian Humbahas Tukka Siahaan menyebutkan, capaian 95,12 persen tersebut merupakan akumulasi pekerjaan rehabilitasi di tiga kecamatan.

Sejumlah lokasi bahkan telah menyelesaikan pekerjaan 100 persen. Di Kecamatan Onan Ganjang, misalnya, rehabilitasi Poktan Maju Bersama di Desa Aek Godang Arbaan seluas 15 hektare telah rampung. Poktan Serikat Tani di Desa Parnapa seluas 53 hektare juga telah selesai.

Di Kecamatan Sijamapolang, Poktan Sosor Gambiri di Desa Bonan Dolok I seluas 22 hektare dan Poktan Banjar Sada di Desa Nagurguran seluas 15 hektare juga telah mencapai 100 persen.

Sementara di Kecamatan Pakkat, Poktan Siboru Gabe di Desa Purba Baringin seluas 32 hektare dan Poktan Pardomuan di Desa Purba Bersatu seluas 19 hektare telah rampung.

Namun, pekerjaan masih berlangsung di sejumlah titik. Poktan Setia Tani di Desa Parbotihan, Kecamatan Onan Ganjang, dengan areal 30 hektare telah mencapai 91,5 persen.

Sedangkan Poktan Maju di Desa Purba Baringin, Kecamatan Pakkat, dengan luas 21 hektare masih berada pada progres 69,5 persen.

Pekerjaan rehabilitasi meliputi pembersihan lahan, penggalian sedimen sawah dan saluran, timbunan pematang, lining batu kali, pembangunan DPT hingga pembuangan material sisa bencana.

Bupati Oloan didampingi Staf Ahli Bupati Eliapzan dan Parman Lumban Gaol, Asisten Ekbang Martogi Purba, Kadis Pertanian Tukka Siahaan, Kadis Kominfo Adrianus Mahulae, Camat Onan Ganjang Roland V Marbun, Babinsa, masyarakat dan kelompok tani.

Pemkab Humbahas menargetkan rehabilitasi tersebut mampu mengembalikan fungsi sawah secara optimal, memperbaiki tata kelola air serta mendorong peningkatan produksi pertanian masyarakat.

Program ini sekaligus menjadi bukti kolaborasi pemerintah, TNI dan masyarakat dalam mempercepat pemulihan pascabencana serta menjaga ketahanan pangan di Kabupaten Humbang Hasundutan. (as/as)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini