-->

SMP Negeri 1 Pangkalan Susu Raih Juara 1 Napak Tilas Peringatan Brandan Bumi Hangus Tahun 2026

Sebarkan:

 

Siswa SMP Negeri 1 Pangkalan Susu sukses meraih juara pertama dalam kegiatan Napak Tilas Brandan Bumi Hangus yang diikuti 70 regu se- Kabupaten Langkat, Kamis (13/8/2026). (Foto mol/ SMP Negeri 1 Pangkalan Susu.

LANGKAT | Siswa SMP Negeri 1 Pangkalan Susu terpilih juara 1 dalam kegiatan Napak Tilas Peringatan Brandan Bumi Hangus atau disebut Brandan Lautan Api, 13 Agustus tahun 2026 di Pangkalan Brandan.

Peserta Napak Tilas terdiri dari siswa SMP se-Kabupaten Langkat sebanyak 70 regu yang pelaksanaannya dimulai, Rabu-Kamis (12-13/8/2026) dengan rute (start) dari lapangan Alur Rejo, menuju ke Makam Pahlawan, lalu finish di lapangan Petrolia Pertamina Pangkalan Brandan.

"Semangat juang yang tinggi dan kekompakan yang dibangun para siswa SMP Negeri 1 Pangkalan Susu ini dapat mengalahkan siswa SMP lainnya, yang akhirnya mereka sukses menjadi juara 1 Napak Tilas puncak peringatan Brandan Bumi Hangus".

Siswa SMP Negeri 1 Pangkalan Susu sebagai juara 1, mereka juga menerima penghargaan berupa piala, termasuk sejumlah uang pembinaan yang diserahkan Pemerintah Kabupaten Langkat.

Keberhasilan para siswa meraih juara 1 Napak Tilas Peringatan Brandan Bumi Hangus, itu tidak terlepas dari motivasi dan dukungan yang diberikan Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Pangkalan Susu, Muhammad Arif Siddiq, SE.

Prestasi membanggakan yang diraih peserta didik SMP Negeri 1 Pangkalan Susu mampu meraih juara 1, bukan saja kali ini, tapi dalam lomba Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) putri jenjang SMP se-Kabupaten Kabupaten Langkat Tahun 2026) dengan peserta atas nama, Khanza Aprilla Jannah, juga meraih juara 1. Sementara, Muhammad Rifaldi meraih juara 1 dalam rangka Kejuaraan Taekwondo Kesatria Nusantara Internasional, ujar salah satu tokoh pemuda di Pangkalan Susu, Mahmudi kepada Metro Online.

Prestasi demi prestasi yang diraih para siswa-siswa ini membuat orang tua murid bangga dan guru serta mengharumkan nama sekolah, ujarnya.

Latar Belakang Peristiwa Brandan Bumi Hangus, lanjutnya, adalah situasi darurat pada masa itu yang memiliki arti strategis khusunya keberadaan sumber daya industri minyak bumi, yang terjadi 13 Agustus 1947.

‎Situasi Perjuangan saat itu sangat darurat, dimana masyarakat Pangkalan Brandan dihadapkan pada situasi perjuangan yang sangat berat dalam mempertahankan kilang kilang minyak dan kemerdekaan Republik Indonesia, ungkap Mahmudi.(lesman simamora/mp)
Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini