![]() |
| Salahsatu model bungkus benih padi bantuan dari pemerintah yang diterima para petani di Kabupaten Padang Lawas utara.(mol/ginda/bpp) |
Alasannya, benih padi bantuan pemerintah yang sudah mereka semai, hampir separuhnya tidak tumbuh. Namun, informasi spesifik belum diketahui, benih padi bantuan pemerintah yang mana yang dimaksud petani tersebut.
"Sudah kami tabur benih padi bantuan itu, banyak yang gak tumbuh. Makanya kami disini memilih menabur benih padi hasil panen kemarin,"ungkap Nur salahsatu petani di Lingkungan I Kelurahan Pasar Gunungtua sambil menunjuk sawahnya yang baru selesai ditanam dari benih padi hasil panen sebelumnya.
Koordinator Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kabupaten Paluta, Imam R Siregar saat konfirmasi, Kamis (16/6/2026) mengaku, hingga saat ini timnya petugas PPL (Penyuluh Pertanian Lapangan) belum ada menerima laporan dari petani terkait hal tersebut.
"Benih bantuan padi tahun 2026, khususnya di Kecamatan Padangbolak belum ada secara resmi melaporkan atau menyampaikan ke kita (balai penyuluhan), bahwa benih yang diterima tidak tumbuh atau hanya tumbuh 50 persen dan bahkan sampai hari ini sudah ada yang tanam,"kata Imam.
Terkait informasi itu kata Imam, akan segera mengkoordinasikannya dengan seluruh anggota PPL yang bertugas mendampingi berbagai kelompok tani di Kabupaten Paluta.(gnp/red)

