-->
crossorigin="anonymous">

Wisatawan Malaysia Dominasi Kunjungan ke Samosir, Bagaimana dengan Toba? Ini Kata Wabup

Sebarkan:

Konsul Jenderal Malaysia Shahril Nizam Abdul Malek bersua sapa dengan Wakil Bupati Toba Audi Murphy O Sitorus bersama Bupati Samosir Vandiko Gultom, Bupati Simalungun Anton Ahmad Saragih di Hotel Niagara, Parapat, Kamis (11/6/2026). (Mol/hms) 

TOBA
| Dominasi wisatawan asal Malaysia yang berkunjung ke kawasan Danau Toba, khususnya Pulau Samosir, menjadi perhatian serius pemerintah daerah di sekitar destinasi super prioritas. Kondisi ini dinilai sebagai tantangan sekaligus peluang untuk mendorong peningkatan kualitas pariwisata di daerah lain di kawasan Danau Toba, termasuk Kabupaten Toba.


Hal itu mengemuka dalam suasana santai saat Konsul Jenderal Malaysia, Shahril Nizam Abdul Malek, menikmati santap siang bersama Wakil Bupati (Wabup)Toba Audi Murphy O Sitorus, Bupati Samosir Vandiko T. Gultom, dan Bupati Simalungun Anton Achmad Saragih di Hotel Niagara, Parapat, Kamis (11/6/2026).

Di sela perbincangan, sektor pariwisata menjadi topik utama yang dibahas. Konsul Jenderal Malaysia Shahril Nizam Abdul Malek mengungkapkan wisatawan asal Malaysia masih menjadi salah satu penyumbang terbesar kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia, khususnya ke wilayah Sumatera Utara.

"Malaysia juga merupakan penyumbang wisatawan terbesar ke Indonesia. Jumlahnya bisa mencapai sekitar dua juta wisatawan. Banyak di antaranya datang ke Sumatera, Aceh, dan Medan. Untuk kawasan Danau Toba sendiri, tujuan yang paling banyak dikunjungi adalah Samosir," ujar Shahril. 

Ia juga mengakui bahwa tingginya mobilitas wisata antara kedua negara terlihat dari banyaknya wisatawan Indonesia yang berkunjung ke Malaysia.

Menanggapi tingginya minat wisatawan Malaysia terhadap Samosir, Wakil Bupati Toba Audi Murphy O Sitorus mengajak seluruh pelaku usaha pariwisata dan pemangku kepentingan di Kabupaten Toba untuk menjadikan fakta tersebut sebagai bahan evaluasi dan motivasi untuk terus berbenah.

"Memang banyak wisatawan yang datang ke Sumatera Utara, dan salah satu destinasi utama mereka adalah Danau Toba. Dari informasi yang disampaikan, satu dari dua wisatawan yang datang ke kawasan ini memilih berkunjung ke Samosir. Artinya, hampir separuh wisatawan yang datang ke Sumatera Utara menuju Samosir," kata Audi Murphy.

Menurutnya, Kabupaten Toba harus menyikapi kondisi tersebut dengan langkah nyata melalui pembenahan destinasi wisata, peningkatan kualitas pelayanan, serta inovasi dalam pengembangan sektor pariwisata.

"Kita perlu menyikapi ini dengan serius. Pembenahan di berbagai destinasi wisata di Kabupaten Toba harus terus dilakukan. Dalam arti positif, kita boleh merasa miris atau tertantang melihat kondisi tersebut, agar menjadi pemicu semangat untuk berbenah dan meningkatkan daya tarik wisata yang kita miliki," tegasnya.

Dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati Toba turut didampingi Staf Ahli Bupati Sahat Manullang, Asisten Administrasi Umum Verry S. Napitupulu, Kepala Dinas Kesehatan dr Freddi S Sibarani, serta Kepala Dinas Pertanian Lena Pardede.

Dominasi kunjungan wisatawan Malaysia ke Samosir diharapkan menjadi momentum bagi seluruh daerah di kawasan Danau Toba untuk terus meningkatkan kualitas destinasi, memperkuat promosi, serta menghadirkan pengalaman wisata yang lebih menarik dan berdaya saing di tingkat internasional. (os/os) 
Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini