-->
crossorigin="anonymous">

Revitalisasi SDN 050745 Pangkalan Berandan Senilai 920.668.355 Menggunakan Kusen Keropos

Sebarkan:

 


Kondisi kusen yang telah keropos dipasang kembali (Poto : mol/mp/kamis/ 9/7/2026)

LANGKAT | Pemerintah Pusat menggelontorkan ratusan juta dan bahkan miliaran rupiah melalui program revitalisasi bertujuan untuk keamanan dan kenyamanan siswa/i menimba ilmu di sekolah, dan program revitalisasi tersebut dikelola secara swakelola, namun fakta dilapangan berbanding terbalik, hampir keseluruhan SDN penerima bantuan revitalisasi memborongkan kepada kontraktor atau rekanan.

SDN 050745 Pangkalan Berandan menerima Dana revitalisasi senilai 920.668.355 rupiah disinyalir dikerjakan asal jadi, pasalnya pihak rekanan memasang kembali kusen jendela yang lama dan telah keropos.

Data yang dihimpun metro online kamis (9/7/2026) terlihat kusen lama bekas bongkaran yang sudah keropos dipasang kembali.

Selain itu, tinggi badan bangunan ruang kelas dan lantai ruang belajar yang direhabilitasi dinilai sangat tidak sesuai dengan ketinggian air jika musim penghujan, yang mengakibatkan ketidak nyamanan siswa/i untuk belajar.

Rehabilitasi ruang kelas belajar yang seharusnya swakelola berubah menjadi diborongkan ke kontraktor atau rekanan disinyalir ada kerjasama antara kepala sekolah dengan Dinas Pendidikan dan Pengajaran Kabupaten Langkat.

Salah seorang warga desa paya bengkuang yang mengaku kalau dirinya hanya mengantar jemput para pekerja bangunan, karena pekerja bangunan tersebut adalah warga desa paya bengkuang Kecamatan Gebang.

Dia juga menjelaskan kalau dirinya bukan orang yang bertanggungjawab atas rehabilitasi SDN tersebut, dan yang bertanggung jawab adalah pemborong nya bernama Iwan mantan kepala desa serapuh asli Kecamatan Tanjung pura.

Yang jelas kata pekerja tersebut,  pemborong rehabilitasi SDN 050745 tersebut adalah mantan kepala desa serapuh asli, dan mengenai kepala sekolah dia mengaku tidak pernah bertemu.

Kamis (23/7/2026) Kepala SDN 050745 Pangkalan Berandan Ros nilawati tidak berada di sekolah, meski metro online telah berupaya akan melakukan wawancara namun Ros nilawati tidak pernah dapat ditemui diruang kerjanya.

Dicoba konfirmasi melalui sambungan telepone, handpone aktif namun tidak ada jawaban, dicoba konfirmasi melalui pesan wattshapp, sampai berita ini diterbitkan belum ada keterangan resmi dari kepala SDN 059745 Pangkalan Berandan (mp/mp)
Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini