![]() |
| Pengendara Ojol dan pelajar terpaksa melintasi air saat banjir terjadi dan drainase di sekitar jalan itu tumpat. |
MEDAN | Terhitung sejak dilantik pada hari Kamis, 20 Februari 2025, usia jabatan Walikota Rico Tri Putra Bayu Waas bersama Wakil Wali Kota H. Zakiyuddin Haraha hampir 1,5 tahun lamanya.
Namun empat kecamatan di Medan bagian Utara yakni Medan Deli, Medan Marelan, Medan Labuhan dan Medan Belawan tetap krisis infrastruktur.
Jalan rusak, paret atau drainase bermasalah, banjir, kawasan kumuh dan sampah berserakkan terus menjadi momok yang menjengkelkan bagi jutaan masyarakat Medan Utara.
"Hampir satu setengah tahun Rico memimpin Kota Medan namun tidak ada perubahan. Bahkan banjir semakin parah," kata Anwar, warga Kecamatan Medan Belawan, Jumat (19/6/2026).
Pria tamatan universitas itu berpendapat, salah satu penyebab masalah di Medan Utara tidak berubah lantaran banyak oknum pegawai Pemko Medan yang bekerja tidak produktif untuk mengsukseskan misi dan misi Walikota Medan.
"Aku menilai Walikota salah memilih pembantu," tegasnya.
Terpisah, tokoh pemuda Kecamatan Medan Deli Faisal Haris mengatakan, Walikota Medan tidak akan mampu mewujudkan visa dan misinya jika tidak didukung pembantu yang kreatif.
"Walikota memanage sedangkan teknis pekerjaan merupakan keahlian pembantunya," ujar Faisal. (RE Maha/REM).

