![]() |
| Foto: Kondisi Korban di TKP. Insert: Korban Lirahayu Disemayamkan di Rumah Duka di Aman Sari (kiri). Makam Korban di Aman Sari (mol/ritz) |
Informasi dihimpun, insiden terjadi di Lateks Afdeling 32, Kebun Bandar Betsy, Kecamatan Bandar Huluan, Kabupaten Simalungun, ketika suami istri ini hendak pulang mengendarai sepeda motor memboceng tiga buah hati mereka.
"Di areal kebun karet dalam perjalanan pulang tiba-tiba hujan deras. Bang Japet masuk ke timbangan getah (Lateks_red) untuk berteduh," sebut sumber.
Sumber meneruskan. Karena situasi gelap salah satu dari korban (suami - istri) menghidupkan senter handphone, namun serta merta kilatan petir menyambar. Lirahayu br Siregar dan suaminya seketika terkapar.
Dilaporkan, Lirahayu br Siregar meninggal dunia di TKP sedang Japet telah dilarikan ke rumah sakit terdekat, ketiga anak mereka MD, 11, GD, 8, serta DD, 3, dinyatakan selamat.
Belum didapat pernyataan secara resmi dari pihak berwenang namun informasi terakhir diterima Metro Online, korban Lirahayu br Siregar telah disemayamkan di rumah duka di kediaman orangtuanya di Jalan SM Raja, Kelurahan Aman Sari, Kecamatan Dolok Batu Nanggar, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.
Sementara korban Suratman Damanik alias Japet masih menjalani perawatan di ICU RS PTPN IV Laras, Bahapal, Kecamatan Bandar Huluan (ritz/bay)

