![]() |
| Bupati Taput Jonius Taripar Hutabarat meninjau proses produksi kopi Sumatera Specialty Coffees, Siborongborong, Selasa (19/5/2026).(Foto: mol/Alfredo Sihombing) |
Dalam kunjungan itu, Jonius melihat secara langsung alur pengolahan kopi mulai dari penerimaan hasil panen petani hingga tahap produksi.
Ia juga berdialog dengan para petani kopi yang sedang menyetor hasil panen serta memberikan motivasi kepada para karyawan perusahaan yang mayoritas merupakan masyarakat lokal.
Jonius menyampaikan apresiasinya terhadap keberadaan industri kopi yang dinilai mampu memberdayakan tenaga kerja lokal dan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar.
“Saya mengapresiasi perusahaan yang telah membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat lokal. Ini menjadi bukti bahwa sektor perkebunan dan industri kopi mampu mendorong kesejahteraan masyarakat,” ujar Jonius.
Selain itu, dalam pertemuan tersebut juga dibahas mengenai pentingnya standardisasi mutu kopi. Pemerintah daerah bersama pihak perusahaan dan petani berdiskusi terkait penerapan teknik budidaya modern guna menghasilkan biji kopi berkualitas tinggi yang memiliki nilai jual lebih baik dan harga yang stabil di tingkat petani.
Menurut Jonius, kualitas hasil pertanian menjadi salah satu faktor utama dalam meningkatkan daya saing kopi Taput di pasar nasional maupun internasional.
“Mari terus rawat tanaman kopi kita dengan baik. Pertanian yang dikelola secara berkualitas adalah kunci kesejahteraan Bonapasogit,” katanya.
Kunjungan ini diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antara pemerintah, petani, dan pelaku industri dalam meningkatkan mutu kopi khas Taput agar semakin dikenal di pasar dunia. (as/as)

