-->

Dugaan Palsu Riwayat Pendidikan D-3 Wakil Wali Kota Tebingtinggi, Ini Kata Akademi YPK Medan

Sebarkan:
Akademi YPK Medan. (Mol/Ist)
TEBINGTINGGI | 
Dugaan ijazah palsu Wakil Wali Kota Tebingtinggi Chairil Mukmin Tambunan, kembali mencuat setelah pihak Akademi YPK Medan menyatakan tidak menemukan nama yang bersangkutan dalam arsip kelulusan Diploma III (D-3).

Sementara, dalam daftar riwayat hidup Mukmin Tambunan dicantumkan dirinya mengambil kuliah D-3 pada periode tahun 1987-1991.

Keterangan tersebut disampaikan staf Bidang Tata Usaha Akademi YPK Medan, Budi di ruang kerjanya, Rabu (1/4/2026).

Budi menjelaskan, berdasarkan data administrasi yang tersimpan, nama Chairil Mukmin Tambunan tidak tercatat sebagai lulusan pada periode 1987 hingga 1991.

"Data penerima ijazah masih lengkap di sini. Namun atas nama yang bersangkutan tidak ada. Secara administrasi, dari tahun 1987 sampai 1991, nama tersebut tidak terdaftar," ujarnya.

Budi menambahkan, pihaknya terbuka untuk melakukan penelusuran ulang apabila terdapat salinan ijazah yang dapat diverifikasi lebih lanjut.

Namun hingga saat ini, tidak ditemukan nama pendaftar dan tanda terima ijazah atas nama yang dimaksud.

Budi juga menegaskan pada masa itu Akademi YPK Medan hanya memiliki satu program studi, yakni Akuntansi jenjang D-3.

"Akademi YPK hanya memiliki satu jurusan, yaitu Akuntansi D-3," katanya.

Dugaan ini menimbulkan pertanyaan terkait riwayat pendidikan Chairil Mukmin Tambunan, khususnya dasar perolehan ijazah D-3 yang digunakan untuk melanjutkan ke jenjang Strata 1 (S-1).

Berdasarkan daftar riwayat hidup yang diperoleh, Chairil Mukmin Tambunan tercatat menempuh pendidikan D-3 di YPK Medan pada 1987 hingga 1991.

Sebelumnya, ijazah S-1 Sarjana Ekonomi milik Mukmin yang disebut lulus pada 19 Oktober 2002 dari Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Teladan Medan juga diduga tidak ditemukan dalam Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti).

Selain itu, legalisasi ijazah tersebut tercatat dilakukan pada 11 September 2008, setelah institusi tersebut diduga sudah tidak lagi beroperasi.

Pada 14 Juli 2008, STIE Teladan Medan diketahui telah bertransformasi menjadi Universitas Setia Budi Mandiri.

Hingga berita ini diturunkan, Chairil Mukmin Tambunan belum memberikan keterangan resmi. (Red/Red)
Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini