![]() |
| Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution, Dirut Bank Sumut Heru Mardiansyah dan jajaran berswafoto bersama Wakil Mendagri Bima Arya dan rombongan Komisi II DPR RI. (mol/basu) |
Kunjungan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat peran Bank Sumut sebagai mitra utama pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berkelanjutan, dan berdampak langsung bagi masyarakat.
Turut hadir dalam agenda tersebut Wakil Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Bima Arya, Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution, para kepala daerah se-Sumut, serta jajaran pejabat strategis lainnya. Dari manajemen Bank Sumut, hadir Komisaris Utama Firsal Ferial Mutyara, Direktur Utama (Dirut) Heru Mardiansyah, Direktur Kepatuhan Eksir, serta Direktur TI dan Operasional Sandhy Sofian.
Ketua Tim Komisi II DPR RI Bahtra Banong menegaskan, Bank Sumut merupakan BUMD strategis yang memiliki peran vital dalam memperkuat fondasi ekonomi daerah, khususnya melalui kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan pembiayaan sektor produktif.
“Bank Sumut memiliki posisi yang sangat penting dalam ekosistem pembangunan daerah. Dengan tata kelola yang semakin baik, kami optimistis Bank Sumut dapat terus meningkatkan kontribusinya, baik dalam mendorong pertumbuhan ekonomi maupun memperluas akses keuangan masyarakat,” ujar Bahtra.
Sebagai Bank Pembangunan Daerah, Bank Sumut tidak hanya berorientasi pada kinerja bisnis, tetapi juga berfungsi sebagai katalis pembangunan, menghubungkan kebijakan pemerintah dengan kebutuhan riil masyarakat, khususnya dalam pembiayaan UMKM, sektor produktif dan proyek-proyek strategis daerah.
Wakil Mendagri Bima Arya turut menekankan pentingnya penguatan BUMD sebagai pilar ekonomi daerah yang modern, profesional, dan adaptif terhadap perubahan.
“BUMD seperti Bank Sumut harus menjadi lokomotif ekonomi daerah. Dengan tata kelola yang kuat dan transformasi berkelanjutan, BUMD dapat menjadi instrumen efektif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ungkap Bima Arya.
Dalam kesempatan tersebut Gubernur Sumut Bobby Nasution juga menyampaikan apresiasi atas kinerja Bank Sumut yang dinilai konsisten dan solid. Ia menegaskan bahwa Bank Sumut memiliki peran kunci dalam mendukung agenda pembangunan daerah, termasuk penguatan ekonomi berbasis potensi lokal.
“Bank Sumut adalah mitra strategis pemerintah daerah. Ke depan, kami mendorong Bank Sumut untuk terus naik kelas, memperluas inovasi dan memperkuat kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi Sumatera Utara,” ujar Bobby.
Agen Pembangunan
Lebih lanjut Dirut Bank Sumut Heru Mardiansyah menjelaskan bahwa kinerja perseroan dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan tren yang positif dan berkelanjutan. Pertumbuhan aset yang melampaui rata-rata perbankan regional, peningkatan dana pihak ketiga, serta ekspansi kredit ke sektor produktif menjadi indikator kuat meningkatnya kepercayaan masyarakat.
“Bank Sumut terus memperkuat perannya sebagai agen pembangunan daerah. Kami fokus pada pembiayaan sektor-sektor yang mendorong pertumbuhan ekonomi riil, khususnya UMKM dan sektor unggulan daerah,” sambungnya.
Lebih lanjut, Heru menegaskan bahwa transformasi Bank Sumut akan terus dipercepat melalui digitalisasi layanan, penguatan kualitas sumber daya manusia, serta inovasi produk yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan pemerintah daerah.
Dengan semangat “Berubah, Bertumbuh, dan Berprestasi,” Bank Sumut berkomitmen untuk terus menjadi motor penggerak ekonomi Sumut, menghadirkan layanan keuangan yang inklusif, mendorong kemandirian daerah, serta menciptakan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan. (RobS/RS)

