
Bulog Tapteng
TAPTENG | Pihak Perum Bulog Cabang Kabupaten Tapanuli Tengah telah memberikan jawaban atas permintaan data penyaluran bantuan beras untuk masa transisi pemulihan pascabencana banjir bandang dan longsor. Namun, jawaban yang disampaikan dinilai belum menjawab substansi permintaan sebagaimana yang telah dibahas dalam pertemuan langsung bersama kru Metro-Online.co.
Pada Senin (2/2/2026), sejumlah awak media, termasuk Metro-Online.co, melakukan konfirmasi langsung ke kantor Bulog di Sarudik, Kecamatan Sarudik, Kabupaten Tapanuli Tengah. Kedatangan tersebut bertujuan untuk meminta data rinci terkait distribusi bantuan beras yang telah dikeluarkan dari gudang Bulog.
Dalam pertemuan tersebut, kru media diterima oleh Maruli Naibaho selaku perwakilan sekaligus Kepala Bulog Cabang Tapanuli Tengah. Ia menyampaikan bahwa data yang diminta tersedia secara internal, namun perlu dikoordinasikan terlebih dahulu dengan pimpinan sebelum disampaikan kepada media.
“Terkait maksud dan data yang diminta, pasti akan kami berikan. Sore nanti paling lama pukul 18.00 WIB akan kami sampaikan,” ujarnya saat itu.
Pada sore harinya, pihak Bulog menyampaikan jawaban melalui pesan tertulis yang menyebutkan bahwa total penyaluran beras untuk keperluan bencana alam di Kabupaten Tapanuli Tengah per 2 Maret 2026 mencapai 1.896.500 kilogram.
Data tersebut merupakan akumulasi total penyaluran bantuan beras yang telah dikeluarkan.
Namun demikian, kru media ini menegaskan bahwa data yang diminta bukanlah angka total atau rekapitulasi global penyaluran bantuan.
Data yang dimohonkan secara spesifik adalah daftar kecamatan, desa, dan kelurahan yang telah melakukan pengambilan beras secara langsung ke Bulog, termasuk rincian jumlah yang diambil oleh masing-masing wilayah serta dokumen administrasi pendukung seperti berita acara serah terima dan Delivery Order (DO).
Permintaan tersebut didasarkan pada hasil konfirmasi kepada sejumlah kepala desa dan lurah yang mengaku tidak memegang dokumen serah terima bantuan beras dimaksud.
Meskipun total angka penyaluran telah disampaikan, rincian mengenai pihak-pihak yang telah melakukan pengambilan langsung per kecamatan, desa, dan kelurahan belum diterima oleh kru Metro-Online.co sebagaimana yang telah dibahas dalam pertemuan sebelumnya.
Kondisi ini dinilai belum sepenuhnya menjawab pokok permintaan data yang telah diajukan secara spesifik.
Menunggu Kejelasan Terkait Kendala
Hingga berita ini diterbitkan, data terperinci tersebut belum disampaikan. Hal ini menimbulkan pertanyaan mengenai apakah terdapat kendala administratif atau prosedural yang menghambat penyampaian data dimaksud.
Apabila data total yang telah diberikan dianggap sebagai jawaban final, maka diperlukan penegasan resmi agar tidak terjadi perbedaan persepsi. Namun apabila masih terdapat data rinci yang belum disampaikan, publik berhak mengetahui alasan dan kendala yang dihadapi.
Keterbukaan informasi publik menjadi aspek penting dalam penyaluran bantuan kebencanaan guna memastikan transparansi dan akuntabilitas distribusi kepada masyarakat terdampak.
Pihak media tetap membuka ruang klarifikasi dan menunggu tanggapan lanjutan dari pimpinan Perum Bulog Cabang Kabupaten Tapanuli Tengah terkait data rinci yang dimaksud.
Pemberitaan ini akan diperbarui apabila terdapat keterangan resmi tambahan dari pihak terkait.(Ys/js)
