![]() |
| Awak media tergabung dalam Forwakum Sumut berswafoto bersama calon pengurus Forwakum Tanjungbalai-Asahan, di Basecamp/Sektetariat Jalan Candi Prambanan, Medan Petisah, Kota Medan. (mol/frwkm) |
Kehadiran sejumlah wartawan dari berbagai media yang bertugas di Kota Tanjunhgalai-Kabupaten Asahan di Basecamp Forwakum Sumut, Jalan Candi Prambanan, Medan Petisah, Kota Medan, Jumat (13/2/2026), sontak mengoyak konsentrasi pengurus, anggota dan unsur penasihat Forwakum Sumut yang sibuk mengupdate berita-berita penegakan supremasi hukum.
Silaturahmi sesama rekan juang dari media online dan televisi tersebut pun disambut hangat Ketua Forwakum Sumut Aris Rinaldi Nasution didampingi Sekretaris Sumardiansah Tarigan dan lainnya.
Dalam hitungan menit, komunikasi dua arah pun mencair dan sesekali terdengan suara canda tawa namun dengan topik serius dengan makanan dan minuman ringan di meja sekretariat idaman.
Perlahan tapi pasti, kepak sayap Forwakum Sumut dalam waktu dekat akan menyasar ke Tanjungbalai-Asahan. Agenda pembentukan lepengurusan baru di dua daerah strategis tersebut pun disambut hangat Aris Rinaldi dan jajaran.
“Pembentukan Forwakum Asahan–Tanjung Balai ini merupakan langkah strategis untuk memperluas konsolidasi wartawan hukum di daerah. Kami berharap forum ini dapat menjadi wadah yang solid, profesional, dan independen, sekaligus mampu memperkuat peran pers dalam mengawal transparansi serta akuntabilitas penegakan hukum di Sumatera Utara,” ujar Aris.
Keberadaan Forwakum di tingkat daerah sangat penting sebagai ruang komunikasi, koordinasi, serta peningkatan kapasitas wartawan yang meliput isu-isu hukum, mulai dari kepolisian, kejaksaan hingga peradilan.
Ia juga menggantungkan asa dan motivasi. Forwakum Tanjungbalai-Asahan nantinya mampu membangun sinergi yang sehat dengan aparat penegak hukum, tanpa mengurangi independensi pers sebagai pilar demokrasi.
“Kita ingin wartawan hukum di daerah memiliki ruang bersama untuk saling menguatkan, berbagi informasi, sekaligus meningkatkan kualitas liputan hukum yang berimbang, kritis dan bertanggung jawab,” katanya didampingi Sekretaris Sumardiansah Tarigan bersama pengurus lainnya.
Sementara itu, Ulil, jurnalis iNews TV yang menjadi calon Ketua Forwakum Tanjung alai-Asahan mengatakan, inisiatif pembentukan Forwakum di dua daerah tersebut lahir dari kebutuhan akan wadah bersama bagi wartawan hukum di daerah.
“Harapannya, Forwakum ini menjadi ruang kolaborasi, berbagi informasi, sekaligus penguatan kapasitas jurnalis di unit liputan hukum,” ujar Ulil.
Sementara itu, Tuah Armadi Tarigan alias Opung selaku Penasihat Forwakum Sumut menyambut baik rencana pembentukan forum tersebut.
Ia menilai keberadaan Forwakum di daerah akan memperkuat solidaritas wartawan hukum sekaligus meningkatkan profesionalisme jurnalisme hukum di tingkat daerah.
“Pembentukan Forwakum sangat penting agar wartawan hukum di Tanjungbalai-Asahan memiliki wadah bersama. Dengan forum ini, kami berharap liputan hukum semakin berkualitas, berintegritas dan mampu mengawal penegakan hukum secara objektif demi kepentingan publik,” jelasnya. (RobS/RS)

