
Acara manjalo tua ni ulaon pada peresmian Ruma Parsaktian Raja Toga Sirait di Desa Pardamean Sibisa, Kecamatan Ajibata, Kabupaten Toba, Selasa (10/2/2026). (mol/os)
TOBA | Peresmian Ruma Parsaktian Raja Toga Sirait dilaksanakan dengan penuh khidmat berlangsung di Desa Pardamean Sibisa, Kecamatan Ajibata, Kabupaten Toba, Selasa (10/2/2026).
Ruma atau Jabu Parsaktian ini merupakan suatu momentum yang sudah lama dinanti-nantikan oleh seluruh pomparan Raja Toga Sirait yang hingga kini telah tersebar luas hampir di seluruh penjuru dunia. Pasalnya, Raja Toga Sirait adalah salah satu keturunan dari Raja Nairasaon satu-satunya yang belum punya Ruma/Jabu Parsaktian selain dari tiga saudaranya yaitu Raja Manurung, Raja Sitorus dan Raja Butarbutar sebelumnya sudah mempunyai Ruma Parsaktian masing-masing.
Nah, di momen yang penuh bersejarah bagi Pomparan Raja Toga Sirait ini adalah suatu kebanggaan yang tak terhingga karena dapat bersatu padu dan juga dengan kegigihan para tokoh yang terlibat serta keseriusan panitia hingga tercapai cita-cita yang luhur meskipun banyak rintangan.
Ketua umum Panitia Pembangunan dan Peresmian Ruma Parsaktian Raja Toga Sirait atau sebagai Raja Napinajolo Halasan Sirait mengatakan awalnya tidak mau menjadi raja Napinajolo. Namun, karena tidak ada yang bersedia di antara seluruh pomparan Raja Toga Sirait, maka ia pun bersedia.
"Terimakasih kepada Tuhan Yang Maha Kuasa atas telah berdirinya Ruma Parsaktian Raja Toga Sirait ini. Juga kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras tak kenal lelah demi tercapainya keinginan untuk membangun rumah ini. Semoga ke depannya seluruh Pomparan Raja Toga Sirait se-dunia semakin bersatu kompak tidak mau terpecah belah," ucap Halasan Sirait.
Hal yang sama juga dituturkan oleh Ketua Pelaksanaan Pembangunan dan Peresmian Ruma Parsaktian Raja Toga Sirait Drs Jhonson Pangaraja Sirait. Dia menyampaikan terimakasih atas dukungan semua pihak yang telah turut membuat sukses acara tersebut.
Dia menyebutkan rasa hormat kepada Hula-hula Raja Limbong, Tulang Sagala dan Hula-hula Raja Sinaga dari Raja Napinajolo. Boru Raja Sipartano Naiborngin Mombang Panailitan Boru Sirait anaknya Raja Sibarani dan Raja Sibuea, juga Boru Silahi Sabungan, Boru Manurung, Sitorus, Boru Sirait dan Boru Butarbutar.
"Terimakasih kepada seluruh tokoh Sirait dari seluruh penjuru dunia yang datang atau hadir ke acara ini. Sesuai dengan motto kita, toga Sirait kompak dan bersatu. Semakin bersatulah kita Pomparan Raja Toga Sirait ma gabei ke depannya," ucap Jhonson Pangaraja Sirait penuh semangat.
Sebagai Penasehat, Tuan Nasser Sirait mengatakan Pomparan Raja Toga Sirait saat ini tidak ada dua atau tiga. Melainkan jadi satu semuanya.
Berbagai rangkaian acara dilakukan untuk menyemarakkan peresmian Ruma Parsaktian Raja Toga Sirait. seperti ziarah ke makam Raja Toga Sirait- Manotalan Boru Limbong, martonggo raja, hiburan budaya, ibadah, penandatanganan prasasti, pengguntingan pita tanda memasuki tuma Parsaktian Raja Toga Sirait, pa-nortor-on.
Acara ini juga dihadiri oleh Wakil Bupati Toba Drs Audi Murphy Sitorus, Kapolres Toba AKBP VJ Parapaga SIK, Ketum DPP PPRN Indonesia, DPP Parsibona Indonesia, DPP Partobuna Indonesia, Patambor Indonesia, Pdt S Limbong, Pdt Jurito Sirait, mewakili Sumatera Drs Raja Pangihutan Sirait, Prof Dr Ir Bilter A Sirait, Prof Dr Makmur Sirait, Prof Drs Motlan Sirait, Prof Dr Ningrum Natasya Sirait, Ir Bonar Sirait, Jenson Sirait, Jonliber Sirait, Panal Sirait. (os/os)
