-->

Pertaki dan Pakalima Nama Yang Pantas Untuk Batalyon 906 dan 908

Sebarkan:

Saat meninjau lokasi, Ketua Sortagiri Ahmad Padang (lima kiri) beserta pengurus dan Sekertaris Sipitumarga Khairun Kudadiri (enam kiri) foto bersama dengan prajurit Batalyon TP 908. 

MEDAN | Guna menghormati kearifan lokal masyarakat Pakpak, Pertaki dan Pakalima adalah nama yang sangat pantas untuk Batalyon 906 dan 908.

Hal itu ditegaskan Ketua Sortagiri Ahmad Padang dan Sekertaris Zulkarnain Berutu di Medan, Rabu (11/2/2026).

"Apalagi dua batalyon itu dibangun di Kabupaten Pakpak Bharat yang merupakan bagian wilayah hak ulayat Pakpak dari Suak Simsim," katanya.

Sebagai upaya paya mewujudkan hal tersebut, masih kata Ahmad Padang, pihaknya telah menyerahkan dokumen berisikan kajian akademis dari nama dan logo dimaksud dalam rapat koordinasi bersama Forkopimda Pakpak Bharat, Sortagiri dan sejumlah ormas suku Pakpak pada tanggal 1 Desember 2025.

Penyerahan dokumen itu dibuktikan melalui surat nomor: 05/PS/SS/XII/2025 kepada Dandim 0206 Dairi dan Bupati Pakpak Bharat, prihal Penyampaian Dokumen tertanggal 5 Desember 2025.

"Kajian akademis dan dari nama dan logo telah kami serahkan. Jadi usulan perubahan nama Batalyon 906 dan 908 itu berdasarkan kajian akademis yang layak, buka dilakukan secara sembarang," tegas Ahmad Padang.

Guna menindaklanjuti usulan itu, Sortagiri melayangkan surat nomor: 01/PS/SS/II/2026 kepada Dandim 0206 Dairi, prihal Konfirmasi Peninjauan Ulang Yon TP 906 dan 908 tertanggal 1 Februari 2026.

"Dalam surat ini kami minta diberi informasi perkembangan usulan nama dimaksud dan dilibatkan dalam finalisasi penetapan lahan Batalyon 908 serta diikut sertakan dalam pembangunannya sebagai bentuk penghormatan kepada masyarakat Pakpak," ujarnya.

Sebagaimana diketahui, saat pembangunan dua batalyon baru sedang dilaksanakan di Kabupaten Pakpak Bharat yakni Batalyon 908/Gajah Dompak dan nama Batalyon 906/Sana Lenggan.

Namun perjalanannya, nama dua batalyon ini mendapat protes dari suku Pakpak karena dinilai tidak sesuai dengan kearifan lokal dan budaya masyarakat sekitar lokasi pembangunan.

Selanjutnya, pengemukan suku Pakpak mengusulkan agar nama dua batalyon itu diubah dan dua nama yang direkomendasikan adalah Pertaki dan Pakalima. 

Sehingga, Batalyon TP 908 menjadi Batalyon TP Pertaki dengan logo senjatanya Andar di Desa Kuta Jungak Kecamatan Siempatrube dan Batalyon TP 906 menjadi Batalyon TP Pakalima dengan logo senjatanya Lengger di Desa Penanggelen Binanga Boang, Kecamatan Salak, Kabupaten Pakpak Bharat. (RE Maha/REM).







Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini