-->

Peringatan Isra Miraj 1447H, Wali Kota Tebingtinggi Tekankan Pentingnya Jaga Adab dan Etika

Sebarkan:
Wali Kota Tebingtinggi Iman Irdian Saragih memberikan sambutan dalam peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah sekaligus pembukaan kegiatan khitanan massal di Gedung Islamic Center, kompleks Masjid Agung, Jumat (6/2/2026). (Mol/Sdy)

TEBINGTINGGI | Wali Kota Tebingtinggi Iman Irdian Saragih menekankan pentingnya menjaga etika, adab, dan budaya di tengah dinamika sosial saat ini.

Pesan tersebut disampaikan Irdian dalam peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah sekaligus pembukaan kegiatan khitanan massal di Gedung Islamic Center, kompleks Masjid Agung, Jumat (6/2/2026).

Di hadapan para guru dan tamu undangan, Wali Kota mengatakan Pemerintah Kota sangat terbuka terhadap saran maupun masukan dari masyarakat. Namun, dia menyayangkan jika aspirasi tersebut disampaikan dengan cara-cara yang kurang terpuji.

"Tolong beri saran kritik. Yang tidak boleh menghujat, caci maki, itu salah. Apa yang harus dijaga? Etika, adab dan budayanya. Dimana kita bisa saling menghormati, menjaga antara satu dan lainnya, menjadi refleksi diri kita dalam peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah, menjadi motivasi bagi kita semua," ujarnya.

Irdian mengajak seluruh tenaga pendidik dan guru untuk tetap bekerja secara profesional sesuai aturan yang berlaku demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Tebingtinggi.

Mengingat tak lama lagi akan memasuki bulan suci Ramadhan, Irdian mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk memperkuat keimanan.

"Mari sama-sama kita bekerja, berjuang untuk kesejahteraan masyarakat, wabil khusus di Kota Tebingtinggi. Memasuki bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, mari kita tingkatkan keimanan, ketakwaan kita kepada Allah SWT," katanya.

Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tebingtinggi Muhammad Denni Saragih dalam sambutannya mengatakan momentum peringatan Isra Miraj ini sebagai sarana untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta memperkuat kepedulian sosial di tengah kehidupan bermasyarakat.

"Semoga Ramadhan yang akan kita hadapi nanti menjadi Ramadhan yang penuh rahmat, ampunan dan keberkahan," ujar Denni.

Sementara, Ketua Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Dinas Pendidikan Rahmadsyah Putra, melaporkan kegiatan ini juga menyentuh aspek sosial melalui khitanan massal serta penyerahan bingkisan kepada peserta sunat massal sebagai bentuk kepedulian dan dukungan moral.

"Kegiatan ini bertujuan meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW dan memberikan pelayanan kesehatan nyata kepada anak-anak melalui sunat massal. Pesertanya berjumlah 76 orang, yang pelaksanaannya dimulai pada Sabtu (7/2/2026)," jelas Rahmadsyah yang juga menjabat sebagai Kepala SMPN 9 tersebut.

Rangkaian acara dengan tema "Isra Miraj Sebagai Inspirasi Guru Dalam Membentuk Generasi Cerdas dan Berakhlak" ini diisi dengan penampilan grup Marhaban dan tausiyah agama oleh Ustad H Muhammad Bambang Irawan Hutasuhut (Kakan Kemenag Kota Medan).

Acara juga dirangkai dengan prosesi tepung tawar dan pemberian pulut serta penyerahan secara simbolis bingkisan berupa sarung kepada para peserta khitanan massal dan foto bersama.

Turut hadir dalam acara tersebut, Sekda Kota Tebingtinggi Erwin Suheri Damanik, Kabag Prokopim Faisal Ahmad, Kabag Kesra Setdako Azanul Akbar, Ketua MUI Ghazali Saragih, Ketua FKUB Abu Hasyim Siregar, Ketua DMI Yusnul Adhary, Ketua Dewan Pendidikan Muhammad Idris, tokoh agama, tokoh masyarakat dan tamu undangan. (Sdy/Sdy)
Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini