![]() |
| Wali Kota Tebingtinggi H Iman Irdian Saragih, de melakukan kunjungan warga menjenguk Ibu Suliyem, 64, Sabtu (17/1/2026).(mol/dok.kominfo) |
Dalam kunjungan itu, Wali Kota turut didampingi Sekdako Tebingtinggi Erwin Suheri Damanik, Kasatpol PP Benny Erickson, Kadis Perhubungan Yustin Bernard, Kadis Perdagangan Marimbun Marpaung, Direktur RSKP drg Lili Marliana, Camat Bajenis Ary M, Plt Kabid Kom Diskominfo Nur Erdian, Kabag Prokopim Setdako Faisal Ahmad, serta para lurah setempat.
Kunjungan diawali dengan melayat ke rumah duka almarhum Lindon Malau, 61, di Simpang Pekong, Jalan Gatot Subroto. Almarhum diketahui merupakan pedagang Pasar Gambir yang meninggal dunia setelah sempat pingsan saat mengikuti rapat antara pedagang Pasar Gambir dan Pemerintah Kota Tebingtinggi.
Di hadapan keluarga almarhum, Wali Kota menyampaikan rasa duka cita yang mendalam serta belasungkawa atas kepergian almarhum yang meninggalkan seorang istri dan tujuh orang anak.
“Atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Kota Tebingtinggi, saya menyampaikan turut berdukacita yang sedalam-dalamnya. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan,” ujar Wali Kota.
Wali Kota juga secara terbuka menyampaikan permohonan maaf atas peristiwa yang terjadi dalam rapat Pasar Gambir tersebut.
“Kejadian ini bukanlah hal yang kita inginkan. Saya mohon maaf atas apa yang terjadi dan mari kita ikhlaskan sebagai kehendak Tuhan. Kita doakan bersama agar almarhum diampuni dosa-dosanya,” ucapnya.
Istri almarhum, Ibu br Simarmata, menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran langsung Wali Kota dan jajaran Pemko Tebingtinggi. Dengan mata berkaca-kaca, ia mengenang kebersamaan hidup bersama suaminya selama ini.
“Kami selalu bersama dalam segala hal. Terima kasih Bapak Wali Kota sudah datang dan mendoakan. Kami mohon kekuatan dan penghiburan,” tuturnya.
Usai melayat, rombongan Wali Kota melanjutkan kunjungan ke Jalan Ir H Juanda, Kelurahan Berohol, untuk menjenguk Ibu Suliyem, 64, yang tengah sakit. Kunjungan ini sekaligus menjadi upaya klarifikasi langsung terkait keluhan pelayanan kesehatan yang sempat dialami pasien di RSUD dr H Kumpulan Pane.
Pada kesempatan tersebut, Wali Kota menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga atas ketidaknyamanan yang terjadi serta menegaskan bahwa Pemerintah Kota Tebingtinggi berkomitmen memperbaiki kualitas pelayanan kesehatan.
“Jika ditemukan adanya kelalaian, akan kami tindak sesuai aturan. Jika ada unsur kesengajaan, tentu akan diproses secara hukum. Kami ingin pelayanan kesehatan di Tebingtinggi semakin baik dan humanis,” tegasnya.
Sumiata, anak tunggal Ibu Suliyem, mengaku terharu atas perhatian langsung Wali Kota yang datang melihat kondisi ibunya. Ia berharap perhatian tersebut membawa perubahan nyata dalam pelayanan kesehatan bagi masyarakat kecil.
Kunjungan tersebut menegaskan komitmen Wali Kota dan Pemerintah Kota Tebingtinggi untuk selalu hadir di tengah masyarakat, baik dalam suasana duka maupun saat warga membutuhkan keadilan dan pelayanan yang layak.(HR/HR)

