Tumpukan Sampah Mengeluarkan Bau Busuk di Pasar Tradisional Pangkalan Susu Kabupaten Langkat

Sebarkan:

 

Tumpukan sampah basah dan kering mengeluarkan bau busuk di kawasan Pasar Tradisional Pangkalan Susu, Selasa (02/12/2025). (Foto mol/ Lesman Simamora)


LANGKAT | Tumpukan sampah di Pasar Tradisional Pangkalan Susu mengeluarkan bau busuk, tepatnya di jalan  Sandang Pangan, Kelurahan Bukit Jengkol, Kecamatan Pangkalan Susu, Kabupaten Langkat, Selasa (02/12/2025).

Sampah kering dan sampah basah mengeluarkan bau busuk, itu telah mengusik kenyamanan warga yang berdomisili di Jalan Sandang Pangan, mengganggu aktivitas pengguna jalan, para pedagang, termasuk bagi masyarakat yang melintas.

Bagaimana tidak, tumpukan sampah nyaris menutupi permukaan badan jalan diperkirakan sepanjang 30 meter, sesuai pantauan langsung kru Metro Online di lapangan.

Bau busuk dari tumpukan sampah bukan saja mengusik kenyamanan para pedagang di pasar tradisional Pangkalan Susu, tapi juga para ASN, pegawai Kantor Camat Pangkalan Susu, dan petugas serta pasien UPT Puskesmas Pangkalan Susu. Hal itu diamini salah seorang pegawai Kantor Camat Pangkalan Susu, tanpa menyebut identitasnya, saat ditanya kru Metro Online, hari yang sama.

Sebab, hanya tembok beton yang memisahkan tumpukan sampah kering dan sampah basah tersebut dengan Kantor Camat dan UPT Puskesmas Pangkalan Susu, ujar Hermanto, 38, warga Kelurahan Bukit Jengkol kepada kru Metro Online.

"Sepanjang tahun 2025 ini, lanjutnya, kawasan pasar tradisional tersebut, seakan tak pernah sepi tumpukan sampah mengeluarkan bau busuk," terangnya.

Padahal, sejauh ini warga di 'Kota Minyak' Pangkalan Susu masih fokus dan sibuk membersihkan rumahnya masing- masing dampak genangan air dan lumpur banjir kemarin, kini warga terpaksa mencium bau busuk lagi dampak dari tumpukan sampah.

"Entah karena apa penyebabnya, tumpukan sampah itu diperkirakan mencapai satu bulan, apakah oknum Kadis atau Kabid Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kabupaten Langkat berikut jajaran yang tidak disiplin menjalankan tugasnya atau karena alasan apa, itu saya tidak tahu, hanya mereka yang tau dan mengerti apa alasannya" ucapnya.

Terkait tumpukan sampah yang mengeluarkan bau busuk, Camat Pangkalan Susu, Cut Jamilah SSos didampingi Kasipem Yandra SE yang dikonfirmasi Metro Online, Selasa (02/12/2025) mengatakan, pihaknya telah menghubungi dinas terkait.

"Kita juga berharap agar tumpukan sampah segera dievakuasi petugas dinas terkait, sehingga terciptanya lingkungan yang bersih dan sehat," ujarnya.

Tumpukan sampah itu terlambat di angkut, ada kemungkinan dampak dari arus transportasi yang sempat lumpuh akibat Jalinsum Tanjungpura dan Jalinsum Pangkalan Susu terputus diterjang banjir kemarin. "Yang pasti hari ini kita telah meminta petugas dinas terkait untuk segera mengevakuasi tumpukan sampah itu," ujarnya.(lesman/mp)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini