![]() |
| Kakanwil Ditjenpas Sumut Yudi Suseno (atas) bertindak sebagai Pembina Apel Siaga Nataru 2025/2026. (mol/ragusta) |
Kakanwil Ditjenpas Sumut Yudi Suseno bertindak sebagai Pembina Apel Siaga dengan Pemimpin Apel, Kepala Rutan Kelas I Medan Andi Surya, di Lembaga Pemasyarakaan (Lapas) Kelas I Medan.
Dalam arahannya, Yudi Suseno menegaskan pentingnya kesiapsiagaan seluruh jajaran pemasyarakatan, khususnya dalam menghadapi peningkatan aktivitas dan potensi kerawanan pada momentum Nataru.
Seluruh petugas diminta untuk meningkatkan kewaspadaan, disiplin, serta memperkuat koordinasi, baik internal maupun dengan pihak eksternal.
Apel Siaga juga menjadi sarana pengecekan kesiapan personel, sarana dan prasarana pendukung pengamanan serta komitmen bersama dalam memberikan rasa aman, tidak hanya di lingkungan lapas dan rutan, tetapi juga bagi masyarakat secara umum. Melalui kegiatan ini.
“Kepafa jajaran diminta terus menjaga keamanan dan ketertiban pemasyarakatan yang kondusif, profesional, dan humanis, khususnya dalam menghadapi perayaan Natal dan Tahun Baru.
Apel siaga ini merupakan bentuk kesiapan dan komitmen kita bersama dalam memperkuat pengamanan pemasyarakatan di wilavah Sumit,” tegasnya.
Sinergi lintas sektoral sangat penting untuk mengantisipasi segala potensi gangguan keamanan, baik dari aspek personel, pengamanan fisik, maupun mitigasi keadaan darurat.
“Oleh karenanya, seluruh jajaran tetap solid, waspada dan profesional dalam menjalankan tugas demi terciptanya situasi pemasyarakatan yang aman dan kondusif." imbuhnya.
Di ujung arahannya Yudi Suseno berharap seluruh rangkaian perayaan Natatu di wilayah Sumut dapat berjalan aman, tertib, lancar serta situasi pemasyarakatan tetap terkendali dan bebas dari gangguan keamanan.
Kegiatan diikuti oleh jajaran pemasyarakatan Unit Pelaksana Teknis (UPT) wilayah Tanjung Gusta sekitar serta melibatkan unsur lintas sektoral. antara lain TNI/Polri, PLN dan Dinas Pemadam Kebakaran.
Keterlibatan berbagai pihak ini menjadi wujud nyata sinergi dan kolaborasi antarinstansi dalam mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban selama perayaan Nataru. (RobS/RS)

