Pembangunan hunian tetap itu dilaksanakan di atas lahan seluas kurang lebih 5 hektare milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Utara (Taput), dan diperuntukkan bagi masyarakat terdampak bencana sebagai bagian dari upaya pemulihan pascabencana secara berkelanjutan.
Program ini merupakan wujud nyata sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam memberikan perlindungan serta kepastian tempat tinggal yang layak bagi masyarakat korban bencana.
Mendagri Tito Karnavian menegaskan, pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto bergerak cepat dan terpadu dalam penanganan bencana.
“Pemerintah pusat bersama TNI/Polri, BNPB, Basarnas, dan pemerintah daerah bekerja keras dalam penanganan bencana," ujar Tito disela-sela kunjungannya ke Adiankoting.
Ia menyebut, sudah melihat di Kabupaten Taput ini tidak ada lagi daerah yang terisolasi dan seluruh wilayah sudah terkoneksi.
Sementara itu, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait menyampaikan harapan agar pembangunan hunian tetap ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat terdampak.
“Saya berharap bapak dan ibu tetap sehat dan kuat dalam menghadapi bencana ini, semoga hunian tetap yang dibangun dapat bermanfaat menjadi tempat tinggal yang nyaman," ungkapnya.
Bupati Taput Jonius Taripar Hutabarat menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pemerintah pusat atas perhatian dan dukungan yang diberikan kepada Kabupaten Taput, khususnya penanganan dan pemulihan pascabencana.
"Pemkab Taput berkomitmen untuk terus bersinergi dengan seluruh pemangku kepentingan guna memastikan proses pembangunan berjalan lancar dan tepat sasaran, sehingga masyarakat dapat segera menempati hunian yang layak dan aman," ucap Jonius. (as/as)

