Kelangkaan Pertalite di SPBU Sei Bamban Pasca Banjir Ganggu Aktivitas Warga

Sebarkan:

 

Antrian minyak pertalite di SPBU Merah Putih, Desa Sei Bamban, Kecamatan Sei Bamban, Senin (1/12/2025).(mol/halasan r).
SERDANGBEDAGAI | Pasca banjir yang melanda Kecamatan Sei Bamban, aktivitas masyarakat perlahan mulai kembali normal. Namun pemulihan ini terganggu oleh kelangkaan bahan bakar jenis pertalite di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah tersebut.

Pantauan metro-online.co, Senin (1/12/2025) pagi sekitar pukul 10.00, SPBU di Jalan Lintas Sumatera Desa Sukadamai Merah Putih tampak dipadati antrean panjang sepeda motor hingga mobil yang mengular ke luar area SPBU.

Hendrik, 26, operator pompa SPBU Merah Putih, mengatakan pasokan pertalite yang tiba hari ini hanya sebanyak 8 ton.

“Minyak pertalite terakhir datang hari Sabtu kemarin, jadi hari Minggu kosong,” ucapnya.

Ia menambahkan biasanya pasokan pertalite maupun solar selalu masuk setiap hari. Namun dalam dua hari terakhir, distribusi minyak menjadi tersendat tanpa alasan yang jelas.

Kelangkaan ini juga dirasakan warga dari luar daerah, seperti Rizal, 21, warga Tebingtinggi yang sedang dalam perjalanan menuju Medan. Ia mengaku sudah mengantri di SPBU dekat Simpang Beo, namun antreannya sangat panjang. Ketika mencoba mencari pertalite eceran, stoknya pun tidak tersedia.

“Kami berharap Pertamina atau pemerintah segera mengatasi kelangkaan minyak ini supaya aktivitas bisa berjalan normal,” ujar Rizal yang berstatus mahasiswa di Medan.

SPBU Pasar Serong Desa Sukadamai, Kecamatan Sei Bamban minyak pertalite kosong, Senin (1/12/2025).(mol/halasan r)
Sementara itu, SPBU Pasar Serong yang berjarak tidak jauh dari SPBU Merah Putih juga mengalami kekosongan pertalite. Seorang pegawai SPBU, Rika, membenarkan pertalite sudah habis sejak malam sebelumnya.

“Minyak pertalite kosong bang mulai tadi malam. Terakhir minyak masuk Sabtu (29/11/2025) malam. Coba ke depan, kabarnya minyak ada di sana tapi antri,” katanya.

Untuk mengetahui lebih jauh penyebab kelangkaan pertalite dan solar di wilayah Kabupaten Serdangbedagai, awak media mencoba mengonfirmasi Kanit II (Ekonomi) Polres Serdangbedagai Ipda Ibnu. Disayangkan Ipda Ibnu tidak bisa di konfirmasi.

Hingga berita ini diterbitkan, panggilan telepon maupun pesan WhatsApp belum mendapatkan jawaban.

Kelangkaan bahan bakar yang terjadi di beberapa SPBU ini membuat masyarakat berharap agar pemerintah daerah dan Pertamina segera turun tangan untuk memastikan ketersediaan Bahan Bakar Minyak, sehingga aktivitas warga dapat kembali berjalan normal sepenuhnya pasca banjir.(HR/HR).

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini