Terungkap, Ternyata Rekanan SDABMBK DS Yang Mengerjakan Pembangunan Peningkatan Jalan Dusun II Desa Penungkiren Merupakan Seorang Oknum Wartawan

Sebarkan:
Teks Foto : Dinas SDABMBK Kabupaten Deliserdang, saat mengadakan pengukuran pekerjaan rekanan CV jati prakasa upakarya berupa pengaspalan kalan Dusun II Pernangenen Desa Penungkiren Kecamatan STM Hilir Kabupaten Deliserdang.(mol/jl)

DELISERDANG | Ternyata Proyek Pembangunan Peningkatan Jalan berupa Pengaspalan Dusun II Pernangenen Desa Penungkiren, Kecamatan STM Hilir, Kabupaten Deliserdang, yang disoal warga karena disenyalir dikerjakan asal jadi pemborongnya seorang oknum wartawan berinisial YBM.

Kepada wartawan, YBM mengakui kalau dirinyalah yang memakai CV Jati Prakasa Upakarya yang mengerjakan pengaspalan di Dusun II Desa Penungkiren itu" benar saya pemborongnya," akunya.

Ketika ditanya terkait proyek itu sudah siap dikerjakan, ia mengatakan sudah, tapi masih butuh perbaikan, jawabnya melalui pesan WhatsApp, Sabtu (29/11/2025).

Lebih jauh dijelaskannya, kalau pada tanjakan ruas jalan itu tidak diaspal tapi di beton hal itu sudah diketahui oleh Kadus dan warga setempat "kemaren sudah di konfirmasi ke kadus, warga sekitar, dan wartawan di lokasi kalau jalan tanjakan itu tidak diaspal, tapi di beton,"jelasnya.

Disinggung mengenai volume proyek, YBM mengarahkan ke dinas terkait, sambil mengatakan agar membuat berita berimbang karena dia juga mengaku sebagai wartawan.

"mengenai ini, adalah rahasia perusahaan sebagai badan hukum / privat, kami tidak menemukan adanya kewajiban untuk menginfokan kepada bapak mengenai volume, panjang, dan lebar pekerjaan, mungkin bisa ditanyakan ke dinas terkait. Demikian keterangan saya mengenai pertanyaan bapak pak, maaf saya lagi di jalan keluar kota. Mohon disampaikan berita yang berimbang, karena saya juga wartawan. trims" jawab YBM.

Sebelumnya, warga menyoroti bobroknya pekerjaan Proyek pembangunan jalan aspal tersebut dinilai dikerjakan asal jadi,  diketahui proyek tersebut dikerjakan oleh CV Jati Prakasa Upakarya dengan sumber dana dari APBD Kabupaten Deli Serdang Tahun 2025, yang menelan dana Rp. 1.523.301.000,-.

Teks Foto : salah seorang warga mengopek bangunan aspal hasil pekerjaan CV jati prakasa upakarya dengan menggunakan tangan.( mol/jl)

Anehnya, di plang proyek tidak ada tercantum volume bangunan sehingga warga setempat sulit untuk mengawasinya. 

Lukito selaku PPTK saat dikonfirmasi belum memberi keterangan jelas dengan alasan ia sedang mengikuti acara rapat, "Baik pak, izin saya sedang rapat di kantor camat. Selesai rapat saya akomodir tanya jawab nya pak. Trima kasih" jawab Lukito.

Sedangkan Kadis SDABMBK Kabupaten Deliserdang Janso Sipahutar, mengatakan kalau titik yang belum diaspal tersebut ditangani tahun depan melalui rigid beton.

" Di tanjaan itu bukan bagian dari yang dibayarkan. Dan itu nanti kita tampung khusus tahun depan dengan rigid beton karena itu nggak bisa diaspal karena terlalu miring," terang Janso. ( jasa/jl)



Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini