
Kondisi jembatan yang menghubungkan tiga desa di Kabupaten Labuhanbatu Utara ambruk. Sabtu (22/11/2025) (mol/Husin)
LABUHANBATU | Sebuah jembatan penghubung antara tiga desa di Kecamatan Marbau yaitu Desa Marbau Selatan, Desa Babussalam dan Desa Perkebunan Marbau Selatan, Kabupaten Labuhanbatu Utara ambruk setelah tergerus arus sungai dan kondisi pondasi jembatan yang sudah tua, Jumat (21/11/2025)
Ambruknya jembatan yang memiliki panjang lebih kurang 10 meter dengan kedalaman 8 meter ini mengakibatkan warga setempat tidak lagi dapat beraktivitas melewati jembatan tersebut, kendaraan seperti sepeda motor maupun mobil tidak bisa melintas.
Peristiwa ambruknya jembatan tersebut diakibatkan tingginya curah hujan sehingga arus sungai deras menggerus tepian sungai dan kondisi pondasi jembatan yang sudah tua tanpa ada peremajaan.
Camat Marbau Muhammad Ali saat dikonfirmasi, Sabtu (22/11/2025) menyampaikan penyebab jembatan ambruk dikarenakan erosi dan kondisi jembatan yang sudah tua.
" Jembatan tambak kulim ini menghubungkan antara tiga desa yaitu Desa Marbau Selatan, Dea Babussalam dan Desa Perkebunan Marbau Selatan. Penyebab jembatan ini ambruk karena Kondisinya yang sudah cukup tua, dan juga karena erosi sungai," ucap Camat
Tambahnya "Saat ini kita sudah membuat titi sementara yang terbuat dari batang pohon pinang dan hanya bisa dilintasi sepeda motor, namun untuk mobil terpaksa melintasi jalan alternatif dari jalur perkebunan."
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ambruknya jembatan ini, namun warga berharap agar pemerintah segera turun tangan memperbaiki jembatan yang merupakan penghubung antara tiga desa di Labuhanbatu Utara, agar masyarakat bisa kembali beraktifitas seperti biasanya (Husin)
