Bangunan rumah ini hancur akibat diterjang banjir pascahujan hujan deras disertai angin kencang selama tiga hari berturut baru baru ini, tepatnya di Dusun I Desa Payatampak Kec. Pangkalan Susu. (Foto mol/Lesman Simamora)
LANGKAT | Hujan deras melanda Kec. Pangkalan Susu Kab Langkat mengakibatkan rumah milik warga, Henny (53), hancur diterjang banjir.
Henny berstatus janda yang sehari- harinya dikenal sebagai tukang urut tinggal bersama keluarga di Dusun I Desa Payatampak, Kecamatan Pangkalan Susu.
Posisi rumah yang hancur relatif dekat dengan irigasi pembuangan air persawahan."Begitu dinding jembatan pecah, air yang sudah menakung di sekeliling areal persawahan itu pun langsung terjun menerjang rumah korban hingga porakporanda.", ujar tetangga korban yang kebetulan bertemu dengan Metro Online di lokasi rumah yang rusak, Minggu (27/11/2025).
Menurut tetangga korban yang meminta namanya tidak ditulis, menuturkan, peristiwa banjir Kamis pagi itu sangat mengejutkan seisi rumah "seperti disambar petir di siang bolong."
Kenapa tidak, air banjir bak seperti air bah tumpah menerjang rumah permanen itu hingga hancur. Bukan saja fisik rumah yang rusak, tetapi harta benda, pakaian dan lainnya juga ada yang hanyut dan rusak terbawa arus air, katanya.
Pasca banjir, lanjutnya, iHeny seorang janda tersebut bersama keluarga terpaksa mengungsi ke tempat saudaranya, sementara kondisi bangunan rumah masih terlihat porakporanda, terangnya.
Warga tetangga itu pun berharap agar Pemerintah Kab Langkat atau Pemvropsu membuka mata dan hati dapat membantu korban untuk memperbaiki rumah yang hancur akibat diterjang banjir.
"Di saat masyarakat lagi menderita dan susah, apalagi karena faktor alam (musibah), kita berharap pemerintah hadir memberikan semangat dan bantuan bedah rumah, dan lainnya" ucapnya.
Minggu (30/11/2025) sore, kru Metro Online coba menyambangi kediaman korban, namun tak seorang pun anggota keluarga yang berhasil di temui saat itu.(lesman/mp)

