Korban Begal Kecewa pada Polsek Tembung

Sebarkan:


MEDAN | Untuk kesekian kalinya driver ojol (ojek online) menjadi korban keganasan para pelaku curas (pencurian kekerasan). Kali ini korbannya bernama M Abimanyu Nugroho (22) warga Jalan Teratai 34, Percut Seituan. 

Usai menyelesaikan orderan terakhirnya, Jumat (7/11/2025) dinihari, ia pun hendak pulang ke rumah. Untuk menghindari "Pak Ogah" yang kerap bikin onar, ia pun memilih melintas di Jalan Baru dari arah Amplas menuju Tembung. 

Tiba-tiba saja, tiga orang pria menghadang laju sepeda motor BK 3987 AKI yang dikendarainya tepatnya dibawah kolong rel kereta api. Dari pelaku ada yang memegang parang. Lantas saja, pelaku mengancam dengan parang dan menyuruh korban turun dari sepeda motornya. 

Karena menolak turun dari sepeda motor, para pelaku pun memukul tangan hingga punggung korban. Akhirnya korban pun turun dari sepeda motor. Begitu mau kabur minta pertolongan, pelaku menghantam kaki korban. Dari pada mati konyol, korban pun merelakan sepeda motor dan ponselnya dibawa kabur pelaku berjumlah tiga orang itu ke arah kawasan Perintis. 

Atas kejadian itu, korban membuat laporan pengaduan ke Polsek Tembung. Laporan pengaduan itu bernomor LP/B/1744/XI/2025/SPKT/Polsek Medan Tembung/Polrestabes Medan/Polda Sumut. Tak rela sepeda motor dicuri paksa, korban juga memposting kejadian yang dialaminya itu di media sosial dan sesama rekan ojek online. 

Korban menceritakan kejadian itu pada keluarganya. Salah seorang keluarga pelaku mengetahui identitas salah seorang pelaku yakni bernama Arvi. Korban dan keluarga langsung beranjak ke kediaman pelaku Arvi. Tapi sayang, kedatang korban diketahui dan pelaku langsung meninggalkan rumah. 

"Kebetulan abangku sering main ke kawasan tempat si Arvi (pelaku) tinggal. Nah kami langsung menuju ke rumah si pelaku. Abangku tahu persis kalau salah satu pelakunya itu si Arvi. Tapi pas kami gerebek ke rumah si Arvi sudah ga ada lagi rumahnya," ucap Abimanyu, Sabtu (8/11/2025). 

Bahkan, korban sudah memberikan informasi mengenai pelaku. Tapi ia pun kecewa dengan lambannya tindakan petugas Polsek Tembung. 

"Kami sudah kasih tahu informasi tentang si pelaku ini. Tapi kami juga berharap kasus ini segera cepat diungkap. Jangan ada lagi driver ojol lain jadi korban. Polisi juga harusnya lebih meningkatkan intensitas di lokasi-lokasi rawan kejahatan. Wilayah hukum Polsek Tembung cukup tinggi angka kriminal," ketus Abimanyu. 

Kapolsek Medan Tembung AKP Ras Maju Tarigan belum berhasil terkonfirmasi mengenai kasus yang menimpa driver ojol, Abimanyu Nugroho. (ka)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini