-->

Dugaan Korupsi Dana BOK Puskesmas, Reskrim Polresta Deliserdang Tunggu Audit Inspektorat

Sebarkan:

Foto : Puskesmas Pantai Labu ( MOL/ GN)
DELISERDANG | Tim penyelidik Tipikor Satreskrim Polresta Deliserdang diinformasikan masih menunggu hasil audit dari Inspektorat mengenai nilai kerugian keuangan negara yang ditimbulkan pada kasus dugaan korupsi penggunaan Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) di sejumlah pusat kesehatan masyarakat (puskesmas).

Hal itu diungkapkan Kasat Reskrim Polresta Deliserdang Kompol Risqi Akbar saat dikonfirmasi Kamis, (20/11/2025) via seluler WhatsApp (WA).

Pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan pihak Inspektorat. "Masih dalam proses pemeriksaan di Inspektorat Kabupaten Deliserdang. Kita tunggu hasilnya," katanya.

Informasi dihimpun, BOK bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) non-fisik bidang kesehatan Tahun Anggaran (TA) 2023 untuk Kabupaten Deliserdang, belum kunjung berproses ke tahap penyidikan.

Kasus dugaan korupsi dimaksud sudah bergulir sejak akhir tahun 2024 lalu. Namun sampai saat ini, penyelidik Tipikor Satreskrim Polresta Deliserdang belum juga menetapkan siapa saja yang pantas dijadikan tersangka guna dimintai pertanggungjawaban hukumnya.

Dari total 34 puskesmas di Kabupaten Deliserdang, sebanyak 18 di antaranya sudah diperiksa. Yakni para kepala puskesmas dan lainnya.

Kasus dugaan korupsi BOK di puskesmas ini tercium kepolisian, setelah ada pengaduan masyarakat (Dumas). Banyak hak hak pegawai puskemas yang tidak sesuai dari yang seharusnya diterima. Disebut-sebut juga terkait ke oknum pejabat di Dinas Kesehatan.

Terkait masalah ini, Kepala Inspektorat Kabupaten Deliserdang Edwin Nasution belum memberikan tanggapan.

Sementara pegiat anti-korupsi dan pemerhati kebijakan publik Sumatera Utara (Sumut) Syahrul Tanjung berpendapat, sebaiknya aparat penegak hukum menyelesaikan setiap pengusutan kasus apa lagi kasus dugaan korupsi. 

"Sangkaan masyarakat itu berbeda, apalagi saat ini kinerja kepolisian sedang tinggi-tingginya disorot masyarakat. Bahkan kapolri sendiri sampai meminta disurvei mengenai tingkat kepercayaan publik pada kinerja kepolisian. 

Jadi dalam penyelidikan kasus dugaan korupsi Dana BOK sejumlah Puskesmas di Deliserdang itu harus dituntaskan, naik tingkat ke penyidikan atau tidak itu harus dijelaskan ke publik. Apa alasan tak naik penyidikan mengapa tak dituntaskan," kata Sahrul Tanjung. (GN/RS)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini