![]() |
| Bupati Serdangbedagai Darma Wijaya melihat puing-puing sisa kebakaran, Kamis, (23/10/2025). (mol/dok.Damkar Serdangbedagai). |
Informasi di lapangan menyebutkan, kebakaran diduga berawal dari aktivitas pedagang minyak eceran di sekitar lokasi. Dalam waktu singkat, api menyebar cepat ke bangunan lain yang berdempetan dan berbahan mudah terbakar.
Kepala Bidang (Kabid) Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Serdangbedagai Jhonson Panjaitan, menjelaskan mengetahui informasi ada kebakaran petugas Damkar Pos Dolok Masihul segera tiba di lokasi hanya beberapa menit setelah menerima laporan warga melalui panggilan darurat.
“Namun karena kobaran api cepat membesar dan bahan bangunan mudah terbakar, tim Damkar Pos Dolok Masihul segera meminta bantuan tambahan dari Pos Damkar Sei Bamban. Tim tambahan tiba sekitar 45 menit setelah panggilan diterima. Api berhasil dikendalikan setelah satu jam upaya pemadaman intensif dan tidak sempat merembet ke bangunan lainnya,” ujar Jhonson.
Mengetahui peristiwa tersebut, Bupati Serdangbedagai Darma Wijaya, turun langsung ke lokasi kebakaran untuk meninjau kondisi pascakejadian dan memberikan dukungan moral kepada para korban terdampak.
Dikesempatan itu bupati juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam penggunaan api terbuka, terutama di kawasan padat bangunan atau yang berdekatan dengan bahan mudah terbakar.
Sementara itu, Kapolsek Dolok Masihul, AKP HD Simanjuntak, melalui Kanit Reskrim Ipda Ismail Har, menyampaikan hingga saat ini total kerugian materi masih dalam pendataan dan penyebab pasti kebakaran masih diselidiki.
“Dugaan penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Besok akan datang tim forensik dari Polda Sumut. Setelah hasil tim forensik didapat, akan dibuat pernyataan resmi,” ungkap Ipda Ismail Har.
Peristiwa kebakaran ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah dan aparat keamanan, mengingat lokasi kejadian berada di pusat kegiatan ekonomi warga Dolok Masihul.(HR/HR).

