-->

Pojok Baca Tempat Nongkrong Literasi di Padangsidimpuan

Sebarkan:

 

Pojok baca Kota Padangsidimpuan (MOL/Syahrul).

PADANGSIDIMPUAN | Upaya menumbuhkan. budaya literasi diruang publik terus ditingkatkan,. Salah satunya menghadirkan pojok baca yang berada di Jalan Sutan Soripada Mulai, Kelurahan Sadabuan, tepatnya di simpang Sekolah SMK Abdi Negara Komplek Sadabuan Kota Padangsidimpuan,

Pojok Baca merupakan fasilitas literasi di ruang publik atau komunitas yang dirancang sebagai tempat nyaman, selain tempat membaca buku pojok baca juga bisa tempat berdiskusi, dan berinteraksi.

Nongkrong di pojok baca merupakan kegiatan bersantai, berkumpul, dan menghabiskan waktu untuk kegiatan literasi. Seperti membaca buku, diskusikan pengetahuan, atau mengikuti kegiatan berbasis bacaan. Konsep ini menggabungkan aktivitas rekreasi santai dengan kegiatan edukatif dan literasi melalui penyediaan buku dan ruang nyaman. 

Penanggungjawab pojok baca Nur Padila Parinduari mengatakan, kehadiran pojok baca di Padangsidimpuan disambut antusias masyarakat, khususnya bagi kaum pelajar. Pojok baca hadir di Kota Padangsidimpuan sejak tahun 2024 dan sudah berjalan satu tahun dan merupakan salah satu gagasan Gubernur Sumut masa kepemimpinan Edy Rahmayadi dan Musa Rajeksyah.

Padila menceritakan, pojok baca diresmikan di Kota Padangsidimpuan sejak Februari 2024 dan baru dibuka April 2024.. kehadiran pojok baca dikatakan Padila tidak lain untuk meningkatkan minat membaca masyarakat,

"Pojok baca sudah tersebar di seluruh kabupaten dan Kota di Sumatera Utara, tentunya dalam hal ini pojok baca sengaja  dihadirkan untuk meningkatkan minat baca buku masyarakat yang sekarang kita lihat sudah jauh tertinggal oleh kehadiran gadget atau smartphone," sebut Padila, Rabu (17/9/2025).

"Alhamdulilah, dengan kehadiran pojok baca, banyak juga pengunjung yang datang membaca semakin bertambah. Waktu pertama kali dibuka pengunjung masih sangat minim dalam satu hari, kalau sekarang sudah mencapai 40 orang pengunjung dalam sehari," ungkapnya.

Disamping itu Padila juga mengatakan, jadwal pojok baca buka mulai dari hari Senin sampai Sabtu. Hari Senin sampai Jumat pojok baca buka jam 09.00 Wib - 17.00 Wib, sementara hari Sabtu buka jam 10.00 Wib -16.00 Wib.

Namun kata Padila, siapa saja boleh berkunjung ke pojok baca, gratis baca buku mana yang disukai. Hanya saja pojok baca punya aturan, bisa baca sepuasnya tapi tidak bisa dibawa pulang atau dipinjamkan.

"Sekarang pojok baca sudah banyak dikunjungi masyarakat, mulai dari tingkat pelajar dan mahasiswa. Tidak itu saja para orang tua juga banyak yang datang kesini, mereka datang sembari menunggu anak mereka pulang sekolah mereka sempatkan untuk baca buku di pojok baca ini," tutur Padila.

Saat ini pojok baca memiliki 300 koleksi buku, selain membaca buku pojok baca juga menyediakan wifi gratis untuk pengunjung yang datang membaca buku dan mengerjakan tugas.

Kendati demikian kata Padilla, pojok baca masih perlu penambahan koleksi buku. Oleh karena itu pojok baca siap menerima jika ada masyarakat yang berkenan menyumbangkan buku untuk menjadi tambahan koleksi di pojok baca.

“Pojok baca hadir untuk meningkatkan gemar membaca masyarakat, Kami optimistis, pojok baca akan jadi sarana yang bermanfaat dan menarik minat baca warga," pungkasnya.

Berdasarkan Informasi yang dihimpun metro-online.co dari seputarsumut.com Pemrov Sumut telah membangun 16 pojok baca di 16 kabupaten/kota di provinsi tersebut per Agustus 2025. Kehadiran Pojok baca ini diciptakan untuk memudahkan akses masyarakat ke perpustakaan digital, yang disebut Baca Si Sumut .

Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) Sumut tahun 2024 masih berada di peringkat 10 terbawah, dengan nilai 62,39. Sementara itu, Tingkat Gemar Membaca (TGM) berada di angka 68,57, yang menunjukkan masih ada celah besar untuk perbaikan. Syahrul/ST).






Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini