BP Jamsostek Cabang Sidimpuan Genap Berusia 45 Tahun

Sebarkan:

Kepala Kantor Cabang Dr. Sanco Simanullang


PADANGSIDIMPUAN | Upacara peringatan HUT ke-45 BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Padang Sidimpuan, Senin (5/12/2022) berlangsung hikmat dan tertib.

Dalam pelaksanaannya, upacara pada tahun ini dihadiri oleh seluruh karyawan karyawati  dari seluruh kantor Cabang Induk (Padang Sidimpuan) dan juga dari 4 Kantor Cabang yang tersebar di 12 Kabupaten / Kota. 

Tampak terlihat mengikuti upacara Kepala Cabang Madina Rolan Tobing, Kepala Cabang Padang Lawas Wahyudi, Kepala Cabang Sibolga Boy Tobing, Kepala Cabang Nias Sugiyanto, Kepala Bidang Keuangan Adri Fitryani, Kepala Bidang Pelayanan Fready S Panggabean, Kepala Bidang Umum dan SDM Dedek Vevriani Sagala, Ketua Ikatan Istri Karyawan (IIK)  Ny. Dessi Veronika Sanco Simanullang dan rombongan IIK.

Bertindak sebagai Inspektur  Upacara Kepala Kantor Cabang Dr. Sanco Simanullang dan sebagai pemimpin upacara Budi Syarif Amanda Situmorang yang juga Kepala Bidang Kepesertaan.

Amatan media dilapangan, Upacara dalam rangka HUT ke-45 yang akrab disapa BP Jamsostek berlangsung secara hikmat dan tertib serta berjalan dengan lancar. 

Demikian keterangan tertulis BP Jamsostek Padang Sidimpuan, selasa (06/12/2022).

Inspektur  Upacara Kepala Kantor Cabang Dr. Sanco Simanullang pada kesempatan tersebut membacakan sambutan Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Anggoro Eko Cahyo.

Saat genap memasuki usia 45 tahun, BPJS Ketenagakerjaan berikrar ├╣ntuk terus berkembang dan bergerak maju, menjaga integritas serta menyatukan semangat mensejahterakan seluruh pekerja Indonesia.

Anggoro Eko Cahyo dalam amanahnya mengungkapkan, BP Jamsostek berkomitmen menyatukan semangat yang datang dari dari seluruh insan BPJS Ketenagakerjaan dan juga dari stakeholders terdekat seperti kementerian, pengusaha hingga serikat pekerja/ buruh, untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja Indonesia.

“Hari ini BP Jamsostek genap berusia 45 tahun, sebuah usia yang sudah bisa dibilang matang, “sebut Anggoro.

Dikatakan, pihaknya berikrar untuk terus memperluas cakupan perlindungan program jaminan sosial ketenagakerjaan untuk seluruh pekerja, terutama saat ini untuk pekerja informal atau pekerja bukan penerima upah, dan juga kami akan terus meningkatkan kualitas pelayanan, sehingga peserta akan semakin merasakan manfaat hadirnya BPJS Ketenagakerjaan.

Upaya BPJS Ketenagakerjaan, masih Anggoro, saat ini adalah mengoptimalkan strategi ekstensifikasi, intensifikasi dan retensi. Memanfaatkan peluang kerja sama dengan Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah, business to business, serta utilisasi engine PERISAI, dan dikarenakan target peserta adalah BPU, kampanye Kerja Keras Bebas Cemas akan digunakan untuk melindungi sebanyak-banyaknya pekerja.

*Meningkat

Dirut BPJS Ketenagakerjaan Anggoro Eko Cahyo mengungkapkan, saat ini pencapaian kepesertaan aktif  sebesar 36 juta tenaga kerja atau meningkat 6 juta dari tahun sebelumnya. 

“Angka peningkatan ini merupakan rekor tertinggi selama BPJS Ketenagakerjaan berdiri, dan target sampai dengan tahun 2026 adalah 70 juta tenaga kerja,” ungkapnya.

Sedangkan sepanjang tahun 2022, kinerja pelayanan BPJS Ketenagakerjaan juga terus meningkat. Hal itu disertai komitmen perubahan mindset ke arah customer oriented  dan telah membawa perubahan terhadap kualitas manfaat dan layanan yang terasa makin dekat dengan peserta. 

Sementara success rate Jaminan Hari Tua (JHT) tahun ini telah mencapai 99.58%, dengan rata-rata SLA masa tunggu JHT via Online atau video call kurang dari 3 hari, serta rata-rata proses klaim JHT via Jamsostek Mobile (JMO) kurang dari 15 menit. 

Kendati utilisasi kanal klaim melalui aplikasi JMO juga tercatat di angka 25%, lebih tinggi dari kanal Kantor Cabang sebesar 15%, namun masih dibawah utilisasi kanal Online (video call) sebesar 60%.

“Melalui JMO, di Desember ini BPJS Ketenagakerjaan akan melakukan launching pengembangan ekosistem aplikasi dengan berbagai loyalty program & benefits yang bermanfaat bagi pekerja seperti fitur Dana Siaga, MLT, Wallet, Co-marketing, Inclusive Job Center, serta News & Entertainment,” ujar Dirut.

Hal ini ditujukan untuk memberikan manfaat sebesar-besarnya kepada peserta, meningkatkan engagement dan utilisasi JMO, serta menjaga retensi tenaga kerja.

Dirut Anggoro mengungkapkan, jika dilihat dari kinerja pengelolaan dana yang dilakukan BPJS Ketenagakerjaan, hasilnya pun sangat memuaskan. 

Hingga saat ini pengelolaan dana sudah di atas target yaitu mencapai Rp 616 triliun dengan penambahan pertumbuhan 14,8% YOY. 

Sedangkan, hasil kinerja investasi juga mengalami pertumbuhan 15,7% YOY dengan realisasi Rp33,2 triliun. 

“Sebagai engine penguatan strategi investasi untuk mencapai target kelolaan dana sebesar Rp1.001 triliun di tahun 2026,” tukas Dirut.

Disebutkan, BPJS Ketenagakerjaan akan segera mengimplementasikan terobosan baru dalam pengelolaan dana pada portofolio investasi langsung, salah satunya melalui inisiasi pembentukan Investment Holding Company.

Anggoro menyadari ke depan dunia ketenagakerjaan akan sangat menantang. 

Lantas,  kepada seluruh insan BPJS Ketenagakerjaan diminta untuk terus meningkatkan kompetensi dan kualitas diri, sehingga walaupun di tengah era yang sangat dinamis ini, semua karyawan dapat mudah beradaptasi dengan perubahan dan solutif menyelesaikan permasalahan yang dihadapi di institusi dan pekerja.

“Ayo pekerja Indonesia,  negara telah hadir melalui BPJS Ketenagakerjaan. Semua inisiatif dan terobosan yang sedang dilakukan, semata-mata demi menjamin seluruh pekerja indonesia dan keluarganya menjadi sejahtera,” tutup Anggoro mengakhiri pidato HUT ke-45. (ril/ka)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini