DLH Medan Masih Proses Limbah PT Able Commoditien Indonesia

Sebarkan:


MEDAN
| Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Medan masih memproses limbah PT Able Commoditien Indonesia yang berada di Kelurahan Sei Mati, Kecamatan Medan Labuhan.

"Kami masih memproses dan kami sudah ambil contoh limbahnya. Hasilnya akan kami sampaikan," kata Kabid Penegakan Hukum DLH Medan Herbert Gultom, SH. M.AP, Jumat (3/9/2021).

Disinggung tentang adanya rencana ganti rugi sebesar Rp. 50 juta kepada warga, Gutom mengaku tidak tahu menahu dan memastikan rencana itu tidak ada kaitannya dengan DLH Medan.

"Setahu saya, PT Able itu sering memberi CSR kepada masyarakat dan mungkin itu yang mau mereka lakukan," sebut Gultom.

Terpisah, Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan Sei Mati Kecamatan Medan Labuhan Rustam Effendi Maha, SH meminta DLH Kota Medan segera menuntaskan masalah limbah PT Able Commoditien Indonesia yang sebelumnya diduga telah mencemari air dan mengakibatkan ribuan ikan tambak milik warga mati.

"Masalah ini harus segera selesai agar tidak menimbulkan issu tidak baik di masyarakat," ujarnya.

Rustam juga berharap agar masalah limbah tersebut diselesaikan melalui proses hukum. "Wibawa pemerintah harus ditegakkan dalam penyelesaian masalah limbah," tegasnya.

Berita sebelumnya, ribuan ekor udang dan ikan jenis nila ditemukan mati mengapung di puluhan tambak warga yang berlokasi di Lingkungan 17, Kel. Sei Mati, Kec. Medan Labuhan, Kamis (12/8/21).

Belum dapat dipastikan penyebab kematian udang dan ikan tersebut, namun warga menuding penyebabnya adalah limbah industri.

Seorang pemilik tambak, Mangatar Tamba mengatakan, akibat kejadian itu dirinya mengalami kerugian hingga menjacai jutaan rupiah.

"Udang dan ikan kami tidak lama lagi panen," katanya.

Disinggung penyebab kematian udang dan ikan miliknya, Tamba mengaku belum tahu pasti dan berharap penegak hukum dan pemerintah segera bertindak.

"Lihatlah, air tambak kami hitam padahal sebelumnya tidak pernah seperti ini," ujarnya.

Guna mencari penyebab kematian udang dan ikan tersebut, puluhan warga pemilik tambak mendatangi pabrik PT Able Commoditien Indonesia yang letaknya tidak jauh dari lokasi tambak warga. (RE Maha/REM).





Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini