loading...

Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

loading...

Pemko Binjai Pastikan Pembangunan Pasar Tradisional Modern Rampung Akhir 2018

Tim Redaksi: Rabu, 19 September 2018 | 19:50 WIB


Walikota Binjai H.M Idaham saat diwawancarai wartawan.


BINJAI-Pemerintah Kota Binjai memastikan pembangunan Pasar Tradisional Modern Rambung, di Jalan Padang Sidempuan, Kelurahan Rambung Barat, Kecamatan Binjai Selatan, rampung pada akhir 2018 ini.

"Rencananya pun akan kita operasikan tahun ini juga" ungkap Walikota Binjai, Muhammad Idaham, didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum (Kadis PU), Elvi Kristina, saat diwawancara wartawan di GOR Kota Binjai, Rabu (19/9/2018) siang.

Idaham mengatakan, kepastian akan dioperasikannya Pasar Trandisional  Modern Rambung dalam waktu dekat, dikarenakan proyek pembangunan pasar tradisional termegah di Kota Binjai itu telah memasuki tahap akhir.

Bahkan dia menyebut, pada pembangunan tahap akhir itu, pelaksana pekerjaan hanya tinggal melengkapi beberapa sarana dan fasilitas pendukung, seperti listrik, penerangan, air, dan vegetasi.

"Rencananya, jika seluruh sarana dan fasilitas tadi sudah tersedia, maka akan kita sewakan setiap kios dan lapak yang tersedia di dalam kepada masyarakat, untuk mereka jadikan sebagai lokasi berjualan," terangnya.

Pembangunan Pasar Tradisional Modern Rambung sebenarnya telah dimulai sejak 2014 lalu. Namun karena terkendala masalah non-teknis, megaproyek dengan nilai investasi sebesar Rp 30 triliun itu sempat terhenti lama, dan baru dilanjutkan pada 2017.

Tujuan pembangunan Pasar Tradisonal Modern Rambung, tidak lain demi menjamin pemerataan pembangunan di sektor ekonomi dan meminimalisir kemacatan arus lalu-lintas yang kerap terjadi di kawasan inti kota.

Sesuai rencana, bangunannya dibuat dalam bentuk gedung berlantai tiga. Dalam hal ini, lantai satu terdiri dari kios basah dan semi basah, lantai dua terdiri dari kios pakaian, dan lantai tiga sebagai pusat jajanan (foodcourt).

Selain kios dan lapak untuk pedagang, bangunan Pasar Tradisional Modern Rambung juga dilengkapi dengan fasilitas pendukung lainnya, seperti musala, ruang ATM, pos keamanan, areal parkir, toilet, dan eskalator.

Pasar yang memang dipersiapkan sebagai salah satu ikon Kota Binjai tersebut, dibangun dengan mengembangkan konsep "smart building", yang menggabungkan seni arsitektur tradisional dan modern.

Untuk mendukung program anti pemanasan global, pada bagian atap bangunan turut pula dipasang marerial anti panas dan panel listrik bertenaga surya, dengan kekuatan daya mencapai 100.000 watt.

Selain itu Idaham juga berencana akan membangun Pasar Tradisional Modern di kawasan Binjai Timur dan Binjai Utara. (Ismail)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html