loading...

Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

loading...

Jembatan Sicanang Amblas, Bukti Pemko Medan Tak Peduli Medan Utara

Tim Redaksi: Rabu, 29 Agustus 2018 | 16:36 WIB

BELAWAN - Amblasnya Jembatan Titi Dua, Sicanang, Kec. Medan Belawan. Membuktikan, Pemerintah Kota Medan tidak peduli untuk membenahi infrastruktur di Medan bagian Utara.

 Pasalnya, jembatan yang menjadi satu - satunya akses perlintasan bagi masyarakat yang bermukim di Sicanang, selama 3 tahun belum juga diperbaiki.

 Anggota DPRD Medan, H.T Bahrumsyah mengaku, cukup prihatin dengan amblasnya jembatan itu, karena telah memutuskan akses jalan bagi pengendara khususnya roda empat.

 Dengan musibah ini, ia menyayangkan sikap Pemko Medan sudah hampir 3 tahun, Jembatan Sicanang tidak juga diperbaiki. Sehingga, menimbulkan kekecewaan bagi masyarakat khususnya di Sicanang.

 "Sejak tahun 2016, 2017 dan 2018 ini sudah dianggarkan, tapi tidak juga terlaksana pembangunannya. Bahkan, disayangkan, anggaran sebelumnya sudah diambil 25 persen. Dalam hal ini, kita kecewa, artinya wali kota lemah dengan menyikapi jembatan ini," tegas wakil rakyat akrab disapa Bahrum, Rabu (29/8).

 Dikatakan Ketua Fraksi PAN DPRD Medan ini, Pemko Medan terkesan tidak serius membangun infrastruktur di Medan bagian Utara. Jadi, janji Wali Kota Medan untuk membangun Medan Utara hanya sebatas retorika.

 "Hampir semua pembangunan di Medan Utara mangkrak, misalnya Jembatan Sicanang, Islamic Centre, rumah sakit tipe C dan revitalisasi Pasar Belawan. Semua yang diprogramkan, belum ada hasilnya. Ini bukti, Wali Kota Medan serius membenahi Medan Utara sesuai dengan janji kampanyenya," sebut Bahrum.

 Dijelaskan Ketua PAN Kota Medan ini, untuk Jembatan Sicanang, pada tahun 2017 telah dialokasikan anggaran senilai Rp 8 miliar, pemenang tender PT Jaya Star Utama telah mengambil 25 persen dari anggaran. Tapi, kondisi jembatan malah hancur begitu saja.

 Artinya, Pemko Medan melalui inspektorat harusnya turun untuk mengecek, karena anggaran 25 persen sudah diambil. Pemenang tender sebelumnya harusnya mengembalikan uang dan harus membayar denda.

 "Inilah akibat tidak adanya penegasan, jadi, jembatan darurat aja tidak ada. Sehingga, Jembatan Sicanang terus terbengkalai. Kita minta, untuk tahun ini harus segera diperbaiki," ungkap Bahrum.

 Untuk musibah yang terjadi, politisi PAN ini menegaskan, meminta Pemko Medan untuk segera membangun jembatan darurat, akses masyarakat dapat kembali normal.

 "Kita minta hari ini, jembatan darurat harus segera dibangun, masyarakat telah terisolir akibat kerusakan jembatan ini. Selain itu mengganggu ekonomi masyarakat, anak sekolah dan masyarakat yang akan bekerja. ‎Apapun ceritanya, segera dibangun jembatan darurat," tegas Bahrum lagi.

 Sementara itu, Camat Medan Belawan, Ahmad SP mengatakan, pihaknya sudah kordinasi dengan dinas terkait, untuk jembatan darurat akan segera dibangun, agar kendaraan roda empat bisa melintas.

 "Tadi pak wali, sudah menegaskan, agar akses jembatan darurat untuk segera dibuka. Jadi, kita masih mengawasi di lapangan, hari ini juga jembatan darurat segera dibuka," kata Ahmad. (mu-1)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html