-->

Presto Seafood Pondok Santai Berdiri Megah di Atas DAS Tanjung Pura

Sebarkan:





LANGKAT-Mendirikan bangunan di atas DAS (Daerah Aliran Sungai) jelas tidak boleh dan dilarang. Namun nyatanya ada saja bangunan yang berdiri megah di atas DAS, tepat di tepi titi sungai Tg. Pura. Bangunan itu adalah Restro Seafood Pondok Santai.

Ironisnya, bangunan itu sudah lama berdiri sebagai ajang bisnis si pengusaha, sehingga menimbulkan tanda tanya besar di tengah-tengah masyarakat. Sehingga masyarakat menduga, ada oknum-oknum tertentu yang membekingi usaha tersebut.

Sebab, meski sudah puluhan tahun berdiri. Tapi tidak ada upaya dari Pemkab Langkat, untuk membongkar bangunan yang ada di atas aliran sungai itu.

Bahkan, bangunannya terus saja bertambah. Seperti yang dilaporkan warga kepada wartawan, kalau sang pengusaha itu berencana akan menambah lagi bangunannya.

Ironisnya, bangunan itu ditambah dengan menutup klep pintu air yang ada di sana, sehingga tidak ada lagi pintu pembuangan air dari pasar dan rumah warga ke sungai, dan hal ini menghawatirkan jika musim penghujan datang banjir, bisa dipastikan tidak bisa dielakkan lagi.

"Ya, selama ini Tg. Pura memang sudah menjadi daerah langganan banjir. Masih ada paret saja sering banjir, apalgi kalau paretnya sudah ditutup seperti ini. Kami sebagai rakyat jelata hanya bisa fiam dan menjsdi penonton saja,” kata Suriadi.

“Anehnya, mengapa pula Pemerintah diam, seakan merestui tindakan yang salah dan melanggar hukum," timpal Suriadi (65) kembali kepada wartawan di lokasi bangunan Presto Seafood Pondok Santai tersebut baru- baru ini.

Lebih lanjut pria separuh baya itu menegaskan, ada 2 paret besar yang bisa mengalir air ke sungai. Namun, akibat didirikannya bangunan ini, jalan aliran limbah parit tertutup.

" Ya, yang satu di sana dan yang satunya lagi di sini. Namun, lihat saja yang di sini, kemarin dia mendirikan bangunan itu di sana, sehingga tertutuplah jalan air ke sungai,” terangnya.

 Sekarang, jelasnya, dia tutup lagi yang di sini. Jadi praktis, tidak ada lagi jalan yang bisa mengalirkan air ke subfai dari sini. Jadi. Kalau hujan deras, jangan heran kalau kota Tg. Pura ini banjir, sebab Pemerintahnya tidak peduli.

Buktinya, yang melanggar hukum seperti ini pun dibiarkan, mentang-mentang dia pengusaha kaya. “Seharusnya janganlah begitu, yang begini-begini ini ya seharusnya langsung dibongkar dan ditertibkan," ujarnya.

Sayangnya hingga berita ini dimuat, redaksi tak kunjung berhasil mengonfirmasi pihak manajemen resto tersebut. (lkt-1)
Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini