loading...

Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

loading...

Dialog Perdamaian Vox Point Indonesia-Sumut: Pluralisme Adalah Jati Diri Indonesia

Tim Redaksi: Minggu, 03 Juni 2018 | 17:22 WIB


Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Vox Point Indonesia-Sumatera Utara (Sumut) menggelar acara dialog perdamaian dan buka puasa bersama, Sabtu (2/6/2018).

Adapun tema yang diusung pada dialog perdamaian tersebut yakni "Membangun Indonesia yang Damai Dalam Balutan Pluralisme".

Dalam sambutannya, Ketua DPD Vox Point Indonesia-Sumut Remigo Yolanda Berutu yang diwakili Sekretaris DPD Benyamin Winata, mengatakan Vox Point Indonesia-Sumut terpanggil untuk menyuarakan dan mengadakan dialog perdamaian ini karena dianggap sangat sesuai dengan kondisi yang terjadi pada saat ini.

Ditambahkan Remigo, pihaknya menyadari bahwa Pluralisme merupakan DNA yang tidak mungkin terpisah dari Indonesia, karena sejatinya hal tersebut telah menjadi bagian dari jati diri bangsa ini.

Dialog perdamaian ini memiliki arti yang sangat penting sebagai bagian dari upaya kita mengisi ruang publik dengan suara perdamaian dalam rangka mewujudkan keberhasilan pembangunan

"Mari kita bangun dan gali seluruh potensi yang dapat mempererat persatuan, memupuk saling pengertian dengan memanfaatkan dan mengefektifkan komunikasi serta mendorong partisipasi semua kelompok dan lapisan masyarakat agar lebih mengedepankan dialog dalam menghadapi masalah-masalah untuk mencapai titik temu," ungkap Remigo dibacakan Benyamin Winata.

"Akhirnya, perbedaan adalah hal yang lumrah dan patut kita syukuri. Kita dapat berbeda dalam banyak hal tetapi kita adalah sama dalam kemanusiaan," lanjutnya.

Tampil sebagai narasumber pada dialog perdamaian tersebut yakni Prof. Dr. Hj. Siti Musdah Mulia, MA dan Suheri Harahap, M.Si serta Muba Simanihuruk, M.Si.

Acara ini turut dihadiri oleh Ketua Umum Vox Point Indonesia Yohannes Handoyo Budhisejati, Ketua Panitia Acara Hotdiman Manik, Anggota DPD RI Parlindungan Purba dan seluruh pengurus Vox Point Indonesia-Sumut.

Turut hadir pula, para undangan lintas Agama dari Agama Islam, Agama Katolik, Agama Protestan, Agama Budha, Agama Hindu, dan Agama Konghuchu, mewakili Pangdam I/BB, mewakili Polda Sumut, mewakili Wali Kota Medan serta para Mahasiswa dari berbagai kalangan perguruan tinggi.

Acara dialog ini ditutup dengan penyantunan kepada anak yatim piatu serta buka puasa bersama. (Tim)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html