loading...

Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

loading...

Ditinggalkan di RS, 2 Bayi Perempuan Dipulangkan dari Malaysia

Tim Redaksi: Rabu, 04 April 2018 | 23:43 WIB


Dua bayi perempuan yang ditinggalkan oleh ibunya saat baru dilahirkan di salah satu rumah sakit di Malaysia dipulangkan pihak Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Penang Malaysia.

Kedua bayi perempuan ini tiba di Bandara Kualanamu pada Rabu (4/4/2018) sekira pukul 15.50 Wib dengan pesawat Air Asia dari Penang, Malaysia.

Kedua bayi tersebut yaitu Bunga Sekar Wangi yang masih berusia 1,5 bulan, putri dari Kristina Pasaribu, warga Medan Sunggal, dan Putri Shofiah yang masih berusia 6 bulan, putri dari Rismi Suliastuti, warga Bandar Sinembah Kota Binjai. 

Informasi diperoleh, kedua ibu bayi tersebut adalah Tenaga Kerja Indonesia (TKI) non prosedural (ilegal). Bunga dan Putri ditinggal saat baru dilahirkan.

Dimana, ibu Bunga melarikan diri dari rumah sakit setelah melahirkan. Sementara ibunya Shofiah karena meninggal dunia. 

Petugas KJRI Penang, Malaysia Aidilia sebagai pendamping mengatakan pihaknya mengetahui kedua bayi itu ditinggal ibunya karena informasi dari Imigrasi Malaysia.

"Kita diberitahu Imigrasi, setelah itu dijemput lalu dirawat, seterusnya dipulangkan ke Indoneisa," terangnya. 

Dirinya pun berharap kasus seperti ini hendaknya tidak terulang kembali karena yang kasihan adalah bayinya. Disingung keberadaan kedua orang tua si bayi, pihaknya tidak mengetahui.

"Yang jelas ayah mereka bukan warga Indonesia dan saat ini tidak diketahui. Ibunya si Bunga melarikan diri sampai sejauh ini juga tidak diketahui, sedangkan ibunya Shofiah meninggal dunia. Tugas kita hanya mengantar lalu diserahkan pada pihak BP3TKI, selanjutnya mereka memfasilitasi dua bayi ini apakah diserahkan pada pihak keluarga atau ke pemerintah,” ujarnya.

Sementara, Koordinator Pos dan Pelayanan (Posdal) BP3TKI Kualanamu Suyoto didampingi Dody Manik serta petugas lainnya membenarkan pihaknya telah mempasilitasi kepulangan dua bayi dari Penang, Malaysia.

Dirinya menegaskan jika kedua ibu dari bayi tersebut, berangkat ke Malaysia sebagai TKI illegal karena tidak tercatat sebagai TKI di BP3TKI.

Setelah diserah terimakan dari pihak KJRI, lalu kedua bayi diserahkan pada pihak keluarga masing- masing.

"Pihak keluarga datang menjemput dan mereka langsung mengasuhnya,” tegas Suyoto. (Manahan)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html