Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Selain Langka, Harga Gas LPG 3 Kg Melambung Rp 40.000/Tabung

Tim Redaksi: Senin, 18 Desember 2017 | 14:41 WIB





Sejak sebulan terakhir kondisi dan keadaan gas LPG bersubsidi tabung ukuran 3 Kg di beberapa kecamatan di daerah Kabupaten Padang Lawas (Palas) mengalami Kelangkaan. Bahkan harga jualnya ke masyarakat melambung di kisaran harga Rp 30.000-Rp 40.000/tabung.

Keadaan ini diutarakan oleh Sail, satu pengecer gas LPG di Kecamatan Hutaraja Tinggi (Huragi), kepada wartawan, Senin (18/12/2017) menyebutkan, saat ini ia kesulitan mencari gas LPG 3 Kg di sejumlah pangkalan yang ada di daerah itu. Kalaupun ada dengan harga beli yang di atas harga eceren tertinggi (HET).

"Payah kali sekarang mencari gas LPG 3 kilo di pangkalan. Memang, jatah pengambilan di pangakalan sedikit, hanya sebanyak 10 sampai 20 tabung aja. Tapi, harga pengambilan di pangkalan sudah naik jadi Rp 20.000 sampai Rp 25.000/tabung," ungkapnya.

"Karena harga pengambikan di pangkalan sudah tinggi, makanya saya menjual ke masyarakat juga tinggi. Saya menjualnya di harga Rp 25.000 sampai Rp 30.000/tabung," ujarnya.

Akan tetapi, lanjutnya, apabila stok LPG yang dari pangkalan sudah habis terjual, dan kondisi gas LPG bersubsidi pemerintah juga sudah habis di pangkalan. "Untuk memenuhi kebutuhan pembeli, kita cari ke pangkalan lain. Tapu harga belinya sudah Rp 30.000 sampai Rp 35.000/tabung," jelasnya.

"Kalau harga pembeliannya sudah Rp 30.000- Rp 35.000/tabung. Maka kita menjual gas LPG tabung 3 kilo ke masyarakat di harga Rp 35.000 sampai Rp 40.000/tabung," ucap Sail.

Senada itu, Warsono, satu warga masyarakat di Kecamatan Sosa, juga mengeluhkan perihal kelangkaan dan melambungnya harga jual gas LPG ukuran tabung 3 kilo tersebut.

"Waduh, sudah mutar-mutar saya mencari gas LPG yang 3 kilo ini. Sudah banyak warung yang didatangi, tapi kondisi gas LPG 3 kilo sudah langka, di pangkalan banyak tabung yang kosong," keluhnya.

"Alhamdulillah, ini dapat juga gas LPG-nya. Tapi, harga sudah mahal sekali, Rp 40.000 pertabung ini. Karena sudah jadi kebutuhan di rumah, ya harus dibeli lah," ujarnya.

Pantauan wartawan di beberapa pangkalan gas LPG bersubsidi yang terdapat di Kecamatan Sosa dan Huragi, Senin (18/12/2017), terlihat tumpukan ratusan tabung melon yang kosong.

"Pasokan gas LPG tabung 3 kilo yang datang minggu lalu, sudah habis terjual ke pengecer, ini tinggal tabung kosongnya aja, bang. Untuk pasokan minggu ini, mungkin besok atau lusa kan masuk, bang," ujar Harahap, satu pemilik pangkalan di Kecamatan Sosa.(pls-1)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait