Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Jalan ‎Menuju Pelabuhan Belawan Tercemar Polusi Udara

Tim Redaksi: Kamis, 28 Desember 2017 | 19:29 WIB




BELAWAN - ‎Sepanjang Jalan Raya Pelabuhan, Kecamatan Medan Belawan, menuju ke Pelabuhan Belawan tercemar polusi udara. Pencemaran lingkungan terjadi akibat dari pembangunan pengembangan Pelabuhan Belawan.

 Pantauan wartawan, Kamis (‎28/12), menyebutkan, beberapa ruas jalan yang tercemar lingkungan adalah Jalan Raya Pelabuhan dari simpang Kampung Salam menuju ke Pelabuhan Ujung Baru, BICT, TPKDB dan Gabion Belawan masih dipenuh debu dari sisa bongkar muatan tanah.

 Para pengguna jalan yang melintas sangat mengeluhkan sisa kotoran debu yang telah tercemar ke udara, sehingga, akses jalan yang melintasi perusahaan BUMN dan perusahaan swasta lainnya sangat mencemari lingkungan.

 Harapan masyarakat, kondisi jalan penuh debu yang sudah berlangsung lama segera diambil tindakan oleh pemerintah setempat. "Setiap hari kami keluar dari Bagan mau ke kota Belawan selalu makan debu, harusnya jalan ini segera dirawat dan dibersihkan, agar kami tidak kena dampak debu," kata Khairudin.

 Dikatakan pria yang menetap di Bagan Deli, Kecamatan Medan Belawan ini, setiap hari ribuan pengendara roda dua dan empat melintas di jalan itu, namun, kondisi debu yang sudah memprihatinkan belum juga diperhatikan oleh pemetintah.

 "Kalau ini terus dibiarkan, kami yang jadi korban. Paling tidak, kami kena sakit batuk dan paru - paru. Disini banyak perusahaan swasta dan BUMN, harapan kami mereka mau saling kordinasi memikirkan kondisi jalan yang sudah sangat kotor dan berdebu," harap Kahirudin.

 Camat Medan Belawan, Ahmad SP dikonfirmasi mengaku selama ini pihaknya sudah memerintahkan petugas kebersihan untuk menyapu dan membersihkan kotoran tanah di sekitaran lokasi jalan tersebut.

 "Jalan itu memang tanggung jawab Pemko Medan, kita sudah kerahkan pekerja untuk menyapu setiap hari, tapi tenaga yang ada belum maskimal. Untuk itu, kita sudah surati Pelindo untuk membantu menjaga kebersihan jalan itu," kata Ahmad.

 Ditegaskan Ahmad, pihaknya bukannya lepas tangan dengan kondisi jalan itu, hanya saja, tenaga kerja dari Pemko Medan tidak sebanding untuk membersihkan kondisi jalan yang cukup panjang dan luas.

 "Kita sudah minta kepada setiap perusahaan yang menggunakan mobil truk yang membawa muatan tanah agar membersihkan bannya sebelum melintas, walaupun sudah kita sarankan begitu, kepada Pelindo untuk ikut membantu merawat kondisi jalan itu," ungkap Ahmad.

 Terpisah, Humas PT Pelindo cabang Belawan, Khairul Aulya mengaku, kondisi jalan itu bukan tanggung jawab mereka, namun, ‎pihaknya tetap memberikan perhatian pendukung terhadap insfrastruktur di Belawan.

 "Memang jalan itu kita yang bangun, seharusnya Pemko Medan ikut memeliharanya, jangan setiap ada masalah dibuang ke Pelindo. Walaupun demikian, kita sudah menerima surat untuk perawatan kondisi jalan itu baik dari kebersihan, lampu jalan dan lainya. Jadi, Pelindo siap membantu membenahi kondisi jalan itu," ungkap Khairul. (mu-1)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait