-->

Tumpukan Sampah Berbau Busuk Hiasi Jembatan Pelawi, Babalan

Sebarkan:

 



Tumpukan sampah berbau busuk menjadi pemandangan dan hirupan setiap orang yang melintas di jalan lintas Medan Banda Aceh (foto:mol/Amel nasty)

LANGKAT | Tumpukan sampah dari berbagai jenis bungkusan berbau busuk menghiasi Jembatan Pelawi, Desa Pelawi Selatan, Kecamatan Babalan, Kabupaten Langkat.

Hingga kini, belum ada tindakan tegas dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Langkat maupun dari Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Persampahan Teluk Aru, meskipun setiap hari banyak warga secara terang-terangan membuang sampah di lokasi tersebut, ujar warga sekitar, Kamis, (5/11/2026).

"Ada yang membuang sampah dengan menggunakan sepeda motor, berpura-pura lewat lalu melemparkan bungkusan plastik besar berisi sampah. Ada pula yang sengaja membuang sampah menggunakan becak dan membuang bungkusan karung berisi sampah berbau busuk," ujar warga.

Ironisnya, kata warga, meskipun tumpukan sampah di pangkal Jembatan Pelawi tersebut telah berulang kali viral di media sosial, tidak ada tindakan nyata dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Langkat.

Kepala UPT Persampahan Teluk Aru, Sahrial, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon mengaku telah berkali-kali melakukan pembersihan sampah di lokasi itu.

"Kami sudah berkali-kali membersihkan sampah di sana. Saya bisa mengirimkan video saat kami melakukan pembersihan sampah di pangkal Jembatan Pelawi itu," ujarnya.

"Jangankan di pangkal Jembatan Pelawi, di depan rumah dinas Camat Babalan saja masih ada masyarakat yang melempar sampah," kata Sahrial.

Selain itu, pihaknya juga telah mendirikan papan pengumuman bertuliskan larangan membuang sampah. Namun, papan larangan tersebut tidak diindahkan masyarakat sehingga mereka tetap membuang sampah di lokasi itu.

"Ini semua terjadi akibat kurangnya kesadaran masyarakat. Jelas terlihat bahwa sumber daya manusia (SDM) di Pangkalan Brandan sangat rendah. Padahal, kami telah berulang kali memberikan imbauan lisan dan tertulis, tetapi masyarakat masih membuang sampah di pangkal Jembatan Pelawi tersebut," kata Sahrial.

Ia juga meminta agar persoalan tersebut tidak dikaitkan dengan Kepala Dinas karena Kepala Dinas baru pulang pendidikan.

Terpisah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Langkat, Erwin Bachari, S.P., M.M.A., mengatakan, "Sebentar, saya koordinasi dulu dengan UPT Persampahan Teluk Aru, nanti saya telepon balik," ucapnya singkat.(amel nasty/mp)
Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini