![]() |
| Seorang anak bawah umur, pengendara sepeda motor tanpa helm terjaring operasi di SPBU Jalan Merdeka, Serbelawan (mol/bay). |
Operasi dipimpin Kasat Lantas AKP Friska Susana Suardi SH didampingi KBO Ipda Win Okto Silitonga SH, Kanit Gakkum Ipda Yancen Hutabarat SH, Kanit Patroli Ipda Adriasih Saragih SH melibatkan 20 personel, lalu Camat Dolok Batu Nanggar Siti Aminah Siregar SE MSi dan beberapa staf.
Kemudian Kapolsek Dolok Batu Nanggar Iptu Rido Valentino Pakpahan MH SKom didampingi Kanit Reskrim Ipda Roy Jansen Ompusunggu SH, Kanit Intelkam Ipda Martuahman Purba SH, Kanit Provos Aiptu Wasinton Tarigan, Kanit Patroli Aiptu Irwansyah dan personel unit dan piket fungsi. Danramil 05/Serbelawan Kapten (Cke) BJ Tampubolon bersama 5 personel.
AKP Friska Susana Suardi mengatakan Operasi Patuh Toba 2026 Polres Simalungun telah berjalan selama 13 hari, yang dimulai dari 26 Oktober 2026 hingga 8 November 2026 di wilayah hukum Polres Simalungun.
Operasi Patuh Toba 2026 ini digelar untuk menciptakan tertib berlalu lintas, sejalan dengan semangat 'Polisi Bersama Masyarakat', guna mewujudkan Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Berlalu Lintas (Kamseltibcarlantas) di wilayah hukum Polres Simalungun.
Rangkaian kegiatan ini meliputi dua langkah utama, memberi sosialisasi dan imbauan kepada masyarakat pengguna jalan terkait tertib berlalu lintas serta penindakan secara hunting terhadap kendaraan roda dua pengguna knalpot brong atau yang tidak sesuai dengan spesifikasi teknis.
AKP Friska Susana Suardi menambahkan, operasi ini turut untuk menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, mengurangi potensi korban maupun kerusakan fasilitas akibat kecelakaan, serta meningkatkan kesadaran dan kedisiplinan masyarakat dalam berlalu lintas.
Dari hasil pelaksanaan kegiatan tersebut, tercatat sebanyak 30 unit kendaraan roda dua dengan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis berhasil diamankan oleh petugas serta menerbitkan 30 lembar tilang manual bagi kendaraan roda dua yang terbukti melanggar aturan lalu lintas.
AKP Friska Susana menegaskan, kegiatan ini akan terus dilaksanakan hingga batas waktu yang ditentukan, sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan Polres Simalungun dalam menekan pelanggaran lalu lintas sekaligus menciptakan budaya tertib berkendara di tengah masyarakat.
Senada Kapolsek Dolok Batu Nanggar, Iptu Rido Valentino Pakpahan mengatakan, untuk menciptakan situasi aman, nyaman dan tertib di wilayah hukumnya sekaligus menjawab keresahan warga, pihaknya akan rutin menggelar operasi knalpot brong dan mensosialisasikan keselamatan berlalulintas.
Kapolsek mengimbau agar para orang tua selalu mengawasi secara ketat keseharian anak-anaknya terlebih yang di bawah umur, jangan mengabaikan keselamatan mereka, bisa terpengaruh hingga terlibat pada aksi balap liar, geng motor, pergaulan bebas, kejahatan jalanan maupun narkoba.
Heboh dan Ramai
Usai penindakan, seluruh sepeda motor terjaring diamankan ke Mapolsek Dolok Batu Nanggar untuk didata kepemilikan yang kemudian diangkut ke Satpas Sat Lantas Polres Simalungun di Jalan Asahan Km 7, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun.
Situasi di Polsek Dolok Batu Nanggar sontak heboh dan ramai oleh rekan maupun keluarga pengendara terjaring yang didominasi anak-anak usia Sekolah Dasar dan SMP, diduga memohon agar sepeda motor tidak dibawa ke Satpas Sat Lantas, namun petugas tetap berkomitmen mengamankan sepeda motor tanpa kecuali.
"Bagi pemilik atau pengendara terjaring agar datang ke Satpas mulai hari Senin (9/11/2026, red), membawa untuk menganti ke knalpot standar sesuai spsifikasi serta surat-surat lengkap kendaraan. Kita tidak persulit, bila telah sesuai termasuk kepemilikan, barang bukti sepeda motor akan dikembalikan," ujar Kanit Gakkum Ipda Yancen Hutabarat di sela kegiatan di Polsek Dolok Batu Nanggar.
Aspirasi Warga
Operasi (Razia) knalpot blong besar-besaran dalam rangkaian Ops Patuh Toba 2026 ini mendapat tanggapan positif dari warga khususnya di inti kota Serbelawan yang selama ini sangat resah dan tidak nyaman karena bisingnya deru kendaraan roda dua berknalpot brong.
"Sepanjang tahun ini, kayaknya baru ini ada razia besar kereta geber-geber. Syukurlah, kalau tidak hampir tiap malam bising sakit kuping dan kepala awak. Terima kasih buat Polisi," ujar seorang ibu yang hadir karena ingin mengetahui ada kejadian apa di Polsek Dolok Batu Nanggar. (bay/bay)

