-->

Respon Cepat PT Lonsum dan Pemerintah Atasi Banjir di Dusun II Binjai Baru Batu Bara

Sebarkan:

Pertemuan warga dengan manajemen dan pemerintah setempat.(Foto: ms/mol)

BATU BARA |
Banjir yang merendam permukiman warga Dusun II, Desa Binjai Baru, Kecamatan Datuk Tanah Datar, Kabupaten Batu Bara, mendapat perhatian serius dari pihak perkebunan dan pemerintah setempat. Banjir diduga akibat meluapnya air waduk di areal perkebunan setelah curah hujan tinggi dalam beberapa hari terakhir.

Sebagai langkah konkret, PT London Sumatra Indonesia Tbk (Lonsum) langsung melakukan perbaikan waduk dan jaringan saluran air di wilayah perkebunan agar kejadian serupa tidak terulang.

Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat, 23 Oktober 2026. Luapan air waduk tidak hanya mengganggu aktivitas warga, tetapi juga berpotensi merugikan pihak perkebunan, termasuk tanaman belum menghasilkan (TBM) yang baru ditanam sepekan lalu.

Tinjau Lokasi dan Rembuk Bersama Warga

Usai banjir, Camat Datuk Tanah Datar, Kepala Desa Binjai Baru, dan manajemen PT Lonsum turun langsung meninjau lokasi waduk dan menyambangi rumah warga terdampak. Setelah itu, rombongan menggelar rapat bersama di Kantor Balai Desa Binjai Baru untuk membahas penanganan lanjutan.

Hadir dalam pertemuan tersebut Manajer Perkebunan PT Lonsum Indra Hardian Matondang didampingi Askep Ahmad Husin dan Asisten Afdeling 04 M. Rio Purnomo. Dari unsur pemerintah hadir Camat Datuk Tanah Datar Prio Purnomo, Kades Binjai Baru Adil Sugana, Sekretaris Camat, tokoh masyarakat, kepala dusun, warga terdampak, serta insan pers.

Sepakat Perbaiki Tanggul dan Dalami Parit

Camat Datuk Tanah Datar menjelaskan, waduk tersebut awalnya dibangun atas kesepakatan bersama antara pihak kecamatan, desa, dan perkebunan sebagai upaya antisipasi luapan air.

Dari hasil rembuk bersama, disepakati beberapa langkah penyelesaian, di antaranya, pihak perkebunan akan memperbaiki tanggul waduk agar lebih kokoh, jaringan parit akan diperdalam dan jika memungkinkan ditembuskan hingga ke alur sungai untuk mengurangi risiko banjir, selanjutnya pemerintah desa akan mendata kerugian warga akibat banjir, sementara pihak perkebunan berkomitmen memberikan bantuan moril sesuai prosedur.

"Bagi warga yang terdampak, pemerintah pasti akan memberikan bantuan. Kami akan terus berupaya memberikan yang terbaik bagi masyarakat. Masyarakat diminta untuk bersabar," ujar Camat.

Camat juga berpesan kepada kepala desa untuk memeriksa jaringan drainase di permukiman warga dan segera melakukan perbaikan, serta mengajukan permohonan kepada dinas terkait jika diperlukan.

Komitmen Kepedulian Lingkungan

Langkah cepat yang diambil PT Lonsum Tbk dinilai sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar. Selain memperbaiki infrastruktur waduk dan parit, perusahaan juga menyatakan akan terus berkoordinasi dengan warga dan pemerintah setempat.

Masyarakat berharap persoalan banjir ini menjadi perhatian serius semua pihak, sehingga keselamatan warga dan kelestarian lingkungan tetap menjadi prioritas utama.(ms/js)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini