
Pasca Rico Waas ngamuk, staf dan pegawai Kelurahan Besar gotong royong bersihkan kantor. (mol/dok).
MEDAN | Amarah Walikota Medan Rico Waas di Kelurahan Dwikora beberapa waktu lalu ternyata membawa dampak positif yang luar biasa. Teguran keras soal kantor kelurahan yang jorok dan tidak nyaman untuk masyarakat langsung direspons cepat oleh jajaran kelurahan lain, Kamis (1/10/2026).
Salah satunya terlihat di Kelurahan Besar, Kecamatan Medan Labuhan. Melalui akun TikTok resmi @kelurahan_besar, seluruh aparatur Kelurahan Besar kompak melaksanakan gotong royong besar-besaran.
"Kelurahan Besar, Kecamatan Medan Labuhan, terus berupaya menciptakan lingkungan pelayanan masyarakat yang bersih, rapi, dan nyaman," tulis caption dalam video tersebut.
Dalam video yang viral itu, terlihat Lurah Kelurahan Besar beserta seluruh staf tidak canggung-canggung ikut turun tangan. Mereka membersihkan ruang pelayanan publik, merapikan berkas, menyapu halaman, hingga merawat fasilitas umum di lingkungan kantor kelurahan.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan kerja dan pelayanan publik yang lebih nyaman bagi masyarakat.
Langkah cepat Kelurahan Besar ini patut diapresiasi dan menjadi contoh. Ini membuktikan bahwa teguran Walikota Medan bukan sekadar marah-marah, tapi merupakan shock therapy untuk membangun budaya kerja yang lebih baik.
Warga pun memberikan tanggapan positif di kolom komentar. Mereka berharap kebersihan dan keramahan di kantor kelurahan tidak hanya saat ada sidak walikota saja, tapi menjadi budaya permanen.
Semangat ini sejalan dengan tagline "MEDAN UNTUK SEMUA". Pelayanan yang bersih, rapi, dan humanis adalah hak setiap warga Medan.
Salut untuk Lurah dan Staf Kelurahan Besar. Semoga kelurahan lain juga ikut bergerak. Kebersihan kantor adalah cerminan penghormatan kepada masyarakat yang dilayani. (RE Maha/REM).
