-->

Teror Mistis di Senayan, Usai Bongkar Kamar Mewah di Lapas Cibinong, Anggota DPR Ingatkan Ombudsman: Jaga Diri, Jangan Sampai Kena Santet

Sebarkan:

Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi Demokrat, Zulkifli Anwar. (mol/dok).

JAKARTA | Suasana rapat Komisi II DPR RI bersama Ombudsman RI di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (29/9/2026) mendadak tegang dan mencekam.

Bukan karena adu argumen soal anggaran, tapi karena sebuah peringatan keras yang berbau ancaman mistis.

Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi Demokrat, Zulkifli Anwar, secara terbuka mengingatkan para anggota Ombudsman RI untuk menjaga diri masing-masing setelah berani membongkar borok fasilitas mewah di dalam Lapas Kelas IIA Cibinong, Bogor.

Peringatan itu ia sampaikan karena menurutnya, temuan Ombudsman tersebut telah membuat banyak pihak gerah.

"Temuan Ombudsman mendapat dukungan sekaligus penolakan dari sejumlah pihak. Banyak yang mendukung, tapi banyak pula yang tidak menerima atau tidak puas," kata Zulkifli di ruang rapat.

"Jaga diri kalian masing-masing. Jangan kalian kena santet. Itu saja. Saya hanya mengingatkan. Kalau tidak percaya, kita buktikan,"* ujarnya membuat semua peserta rapat terdiam.

Akibatnya, pernyataan ancaman santet di gedung parlemen itu langsung viral di media sosial.

Sebelumnya, Ombudsman RI membuat publik terbelalak. Mereka menemukan lebih dari 10 kamar atau bangunan mewah ilegal di belakang Lapas Cibinong* yang dilengkapi ruang tamu, kamar tidur, dapur, televisi, hingga kulkas. Fasilitas layaknya hotel bintang tiga, bukan sel penjara.

Atas temuan itu, Ombudsman tidak main-main. Mereka memberi waktu kurang dari satu bulan untuk membongkar seluruh fasilitas mewah tersebut.

Meski diteror dengan isu santet dan penolakan dari oknum yang terganggu, langkah Ombudsman RI ini mendapat dukungan luas dari masyarakat. Publik menilai inilah bukti Ombudsman masih menjadi benteng terakhir pencari keadilan dan penegak kebenaran di tengah carut-marutnya pelayanan publik. (RE Maha/REM).

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini