DELISERDANG | Dalam pelaksanaan Operasi Sikat Toba 2026 yang berlangsung sejak 14 September hingga 3 Oktober 2026, Satreskrim Polresta Deliserdang berhasil mengungkap 100 target operasi yang berkaitan dengan tindak pidana pencurian.
Foto : Polresta Deliserdang ( ist)
Kapolresta Deliserdang Kombes Pol Hendria Lesmana, SIK, M. Si, melalui Kasat Reskrim Kompol Muhammad Isral, SIK, MH, mengatakan pengungkapan dilakukan melalui kerja sama Satreskrim Polresta Deli Serdang dengan jajaran Polsek.
Operasi Sikat Toba 2026 merupakan langkah kepolisian untuk menekan angka kejahatan, terutama pencurian dengan pemberatan (Curat) dan pencurian dengan kekerasan (Curas) yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.
"Sasaran operasi tidak hanya menyasar pelaku, tetapi juga sejumlah lokasi dan barang yang berkaitan dengan tindak pidana Curat maupun Curas" ujar Kasatreskrim dilansir Jumat 9/10/2026.
Berdasarkan rekapitulasi harian Operasi Sikat Toba 2026 periode 14 September sampai 3 Oktober 2026, tercatat 100 target operasi berhasil diungkap dengan tingkat pencapaian mencapai 100 persen.
Rinciannya terdiri atas 40 target orang, 30 target tempat, dan 30 target barang. Selain mencapai target operasi, jajaran Polresta Deliserdang juga mengungkap puluhan perkara pencurian selama pelaksanaan operasi.
Untuk non target operasi tercatat dengan 30 target dan berhasil ungkap kasus dengan tingkat pencapaian lebih dari target sebanyak 37 target dengan rincian 14 target orang, 13 target tempat dan 10 barang.
Pengungkapan tersebut merupakan hasil kegiatan Satreskrim bersama jajaran Polsek di wilayah hukum Polresta Deliserdang.
Capaian tersebut menjadi bagian dari upaya kepolisian dalam menekan tindak kriminalitas sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat.
"Melalui Operasi Sikat Toba 2026, kepolisian berharap keberadaan aparat di lapangan dapat memberikan perlindungan sekaligus menciptakan kondisi wilayah hukum Polresta Deliserdang yang semakin aman dan kondusif"pungkasnya.( GN)
