-->

Kabut Asap Selimuti Toba, Ratusan Kasus ISPA Tercatat di Sejumlah Puskesmas

Sebarkan:

Ilustrasi kabut asap serta dampak kepada masyarakat. (Mol/os) 

TOBA
| Sejumlah puskesmas di Kabupaten Toba, Sumatera Utara, mencatat kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) dalam sepekan terakhir di tengah kondisi kabut asap. Meski demikian, Dinas Kesehatan Kabupaten Toba menyebutkan tren kasus ISPA saat ini cenderung menurun.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Toba, Freddy S Sibarani, mengatakan kasus gangguan pernapasan yang ditemukan sejauh ini belum menunjukkan peningkatan yang signifikan. Keluhan yang dialami pasien umumnya berupa batuk ringan, sementara sebagian lainnya memiliki riwayat gangguan pernapasan sebelumnya.

“Untuk minggu ini ada, tetapi tidak signifikan. Keluhannya hanya batuk ringan. Beberapa pasien memang sudah memiliki gangguan pernapasan sebelumnya, seperti sesak napas, dan ada yang dirawat di rumah sakit,” ujar Freddy saat dikonfirmasi, Rabu (21/10/2026).

Freddy mengatakan, data terbaru kasus ISPA masih dalam proses pemutakhiran. Namun, berdasarkan kecenderungan sementara, jumlah kasus mengalami penurunan dibandingkan periode sebelumnya.

“Data saat ini belum bisa diperbarui, tetapi kecenderungannya jauh berkurang,” katanya.

Berdasarkan data sementara yang dihimpun dari sejumlah fasilitas kesehatan, kasus ISPA tersebar di beberapa wilayah Kabupaten Toba. Puskesmas Pintu Pohan Meranti mencatat 51 kasus, disusul Puskesmas Soposurung dan Tandang Buhit masing-masing 45 kasus, serta Puskesmas Laguboti sebanyak 41 kasus.

Sementara itu, Puskesmas Borbor mencatat 35 kasus, Janji Matogu 34 kasus, Parsoburan dan Aek Natolu masing-masing 31 kasus, serta Lumban Julu 26 kasus.

Selanjutnya, Puskesmas Silaen mencatat 25 kasus, Sigumpar 23 kasus, Porsea 21 kasus, Parmaksian dan Ajibata masing-masing 20 kasus, Lumban Lobu 18 kasus, Uluan 17 kasus, serta Tampahan dan Nassau masing-masing tujuh kasus.

Adapun data kasus dari Puskesmas Narumonda belum tercantum dalam laporan sementara tersebut.

Dinas Kesehatan masih perlu memperbarui dan memverifikasi data dari seluruh puskesmas untuk memastikan jumlah kasus ISPA selama sepekan terakhir.

Masyarakat diimbau tetap menjaga kesehatan, mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kabut asap pekat, serta menggunakan masker yang sesuai ketika harus beraktivitas di luar rumah. Warga yang mengalami sesak napas atau gangguan pernapasan yang memburuk disarankan segera mencari pertolongan medis. (os/os) 
Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini