![]() |
| Pinca BRI Tarutung Hary Adriansyah memimpin upacara di Banking Hall BRI Kanca Tarutung, Kamis (1/10/2026).(Foto: mol/Alfredo Sihombing) |
Upacara dipimpin Pinca BRI Tarutung Hary Adriansyah selaku inspektur upacara, sedangkan Poltak Lumbantobing bertugas sebagai pemimpin upacara.
Peringatan tahun ini mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur.”
Dalam amanatnya, Hary Adriansyah menekankan bahwa Pancasila tidak hanya menjadi dasar negara, tetapi juga harus menjadi pedoman dalam menjalankan tugas, termasuk memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Pancasila-lah yang membuat perbedaan itu menjadi kekuatan, bukan perpecahan,” demikian pesan yang disampaikan dalam amanat tersebut.
Nilai-nilai Pancasila, kata dia, dapat diwujudkan insan BRI melalui kejujuran dan integritas, pelayanan tanpa membedakan latar belakang nasabah, menjaga persatuan, serta pemberdayaan masyarakat dan UMKM.
BRI juga terus mendorong inklusi keuangan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui berbagai program, termasuk pembiayaan UMKM, klaster usaha dan Desa BRILiaN.
Dalam amanat tersebut, insan BRI juga diingatkan menghadapi berbagai tantangan seperti penyebaran informasi yang memecah belah, judi online, pinjaman ilegal dan berbagai bentuk kecurangan dengan tetap berpegang pada nilai-nilai Pancasila.
“Menjaga Pancasila hari ini tidak menuntut mengangkat senjata. Cukup bekerja dengan jujur, saling menghormati di tempat kerja, dan melayani setiap nasabah dengan sama baiknya, besar maupun kecil,” pesan Hary.
Peringatan Hari Kesaktian Pancasila tersebut menjadi momentum bagi jajaran BRI Kanca Tarutung untuk memperkuat integritas, persatuan dan pengabdian melalui pelayanan kepada masyarakat serta dukungan terhadap perekonomian nasional. (as/as)

