![]() |
| Ketua Pembina Ranting Tiara Kusuma Taput Neny Angelina Purba saat menghadiri pelantikan Tiara Kusuma, Jumat (19/9/2026).(Foto: mol/Alfredo Sihombing) |
Semangat tersebut hadir dalam Seminar dan Pelantikan 15 Dewan Pimpinan Ranting (DPR) Tiara Kusuma, Persatuan Ahli Kecantikan dan Pengusaha Indonesia, se-Kabupaten Tapanuli Utara.
Mengusung tema “Bersama Tiara Kusuma Memajukan Dunia Kecantikan Indonesia”, kegiatan ini menjadi momentum penting bagi Tiara Kusuma untuk memperkuat organisasi hingga ke tingkat kecamatan.
Ketua Pembina Ranting Tiara Kusuma Taput Neny Angelina Purba hadir dan memberikan dukungan terhadap keberadaan organisasi yang menaungi para ahli kecantikan dan pengusaha bidang kecantikan tersebut.
Menurut Neny, kehadiran Tiara Kusuma di 15 kecamatan diharapkan tidak berhenti pada pembentukan kepengurusan. Lebih dari itu, organisasi tersebut harus mampu menjadi wadah untuk meningkatkan kapasitas, keterampilan, pengetahuan, serta kesejahteraan para pelaku usaha kecantikan.
Ia berharap seluruh ranting dapat semakin solid dan kompak sehingga keberadaan Tiara Kusuma benar-benar dirasakan manfaatnya oleh perempuan dan anak-anak di setiap kecamatan.
“Mari berkolaborasi dengan pemerintah untuk bersama-sama menjalankan organisasi ini sehingga dapat memberikan dampak yang baik bagi Tapanuli Utara,” ujar Neny yang juga selaku Ketua TP PKK Taput.
Bagi Neny, profesi di bidang kecantikan memiliki ruang pengabdian yang cukup luas. Para pengusaha salon dan pelaku usaha kecantikan tidak hanya memberikan layanan untuk menunjang penampilan, tetapi juga turut membangun rasa percaya diri masyarakat.
Dalam berbagai kegiatan sosial maupun acara kemasyarakatan, pelaku usaha kecantikan juga memiliki peran yang tidak terpisahkan. Karena itu, peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi bagian penting agar profesi tersebut dapat berkembang secara berkelanjutan.
Neny mendorong agar seluruh pengurus dan anggota Tiara Kusuma mendapatkan pembinaan secara berkesinambungan. Peningkatan keterampilan dan pengetahuan dinilai penting agar pelaku usaha kecantikan di Tapanuli Utara mampu mengikuti perkembangan zaman serta memiliki daya saing dengan pelaku usaha dari daerah lain.
Pelantikan 15 DPR Tiara Kusuma pun menjadi langkah awal untuk memperluas gerakan tersebut. Dengan kepengurusan yang hadir di berbagai kecamatan, diharapkan komunikasi, pembinaan, dan kolaborasi antarpelaku usaha kecantikan dapat semakin kuat.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua DPD Tiara Kusuma Provinsi Sumatera Utara, Bunda Sri Husnayati Zebua SFil, para pembina ranting Tiara Kusuma se-Kabupaten Tapanuli Utara, Kepala Dinas Pendidikan Taput, Dekranasda Taput, DPC Tiara Kusuma dari sejumlah daerah, DPD Tiara Kusuma, pimpinan LPK atau LKP, Sentra Penjahit Tapanuli Utara, pekerja Sentra Taput, serta peserta perempuan dari berbagai wilayah di Taput.
Seminar juga menghadirkan Roida Uli Silitonga sebagai narasumber.
Rangkaian kegiatan diawali dengan ibadah singkat yang dibawakan Pdt Rudy Simon Pardede STh. Renungan Firman Tuhan mengambil dasar dari 1 Petrus 3:3-5.
Setelah itu, prosesi dilanjutkan dengan pembacaan naskah pelantikan dan penyematan pin kepada 15 Dewan Pimpinan Ranting Tiara Kusuma.
Di balik prosesi pelantikan tersebut, tersimpan harapan agar organisasi tidak sekadar hadir sebagai wadah profesi, tetapi menjadi ruang bertumbuh bagi para perempuan pelaku usaha kecantikan.
Sebab, ketika keterampilan bertambah, pengetahuan berkembang dan jejaring semakin luas, dunia kecantikan bukan hanya berbicara tentang penampilan. Ia juga dapat menjadi pintu bagi kemandirian ekonomi, peningkatan kepercayaan diri, serta pemberdayaan perempuan di tengah masyarakat.
Dari 15 kecamatan, semangat itu kini mulai disatukan. Tiara Kusuma diharapkan mampu menjadikan dunia kecantikan Tapanuli Utara semakin profesional, mandiri dan berdaya saing, sekaligus memberi manfaat nyata bagi masyarakat. (as/as)

